MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Politik yang dinamis dapat mencerminkan hubungan yang erat dapat mempermudah melajunya pembangunan daerah serta mempermudah langkah strategis pemerintah mengoptimalisasi segala kebutuhan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kamis, 20/03/2025.
Tidak sedikit politikus yang menjadi rival politik Pilkada bisa rujuk kembali. Menjalin kerjasama yang baik dan demi menunjukkan jiwa nasionalisme yang bukan saja secara kebetulan tetapi semua ini di lakukan karena suasana hati ikhlas. Serta memberikan contoh yang baik sebagai cermin bagi setiap generasi penerus politik lainnya.
Hal seperti ini sudah lumrah di lakukan oleh tokoh tokoh politik di sebelumnya dengan adanya kesepakatan dalam pandangan yang sama untuk memajukan daerah.
Dr Doni, SP, M.si, jui menyampaikan bahwa dirinya dan semua kader simpatisan pendukung PDI-P dalam politik kalah ataupun menang adalah hal yang wajar dan itulah hak demokrasi yang sudah seharusnya kita akui, didalam dunia politik itu lumrah kata Doni.
Dan ia juga mengatakan tidak ada ego dan dendam politik karena menurut nya hal demikian itu sama saja dengan menutup peluang kerjasama yang baik dalam membangun daerah ke arah yang lebih baik, sekarang sudah saatnya kita untuk bersatu kembali untuk membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat”Tutur nya.
Berlarut dalam perbedaan pandangan politik tentu tidak diharamkan. Sepanjang perbedaan memiliki bobot algoritma yang jelas. Apalagi sudut pandangan dan idelogi partai politik yang berbeda. Perbedaan pandangan adalah rahmat. Tetapi untuk mencapai tujuan keberhasilan di dalam membangun daerah yang lebih maju, dari berbagai kalangan kita harus berjibaku dengan semua pihak bergotong royong dalam mempererat tali kebersamaan ,
Imam Safi’i mengemukakan bahwa pendapatku benar, tetapi memiliki kemungkinan untuk salah, sedangkan pendapat orang lain salah, tetapi memiliki kemungkinan untuk benar. Pendapat bijak tersebut menunjukkan, bahwa kebenaran itu relatif dan tidak mutlak.
Baru-baru ini, masyarakat Murung Raya dibuat kagum dengan sebuat foto salam jempol antara Heriyus, S.E (Bupati Murung Raya periode 2025-20230) dengan Dr. Doni, S.P., M.Si (Ketua DPC PDIP Murung Raya). Meski dari foto itu hanya sebuah kebetulan, ketika Heriyus dan Doni bersama-sama menumpangi Pesawat perintis dari Puruk Cahu menuju Palangka Raya. Bisa saja menjadi awal kolaborasi satu rumah Betang (Murung Raya). Mungkin bisa dibantah, tetapi lumrah dalam falsafah.
Banyak yang berargumen dengan perilaku pemimpin yang Humble Leadership, meyakini hubungan Heriyus dan Doni bakal lebih baik. Meski belakangan diketahui hubungan keduanya sempat renggang ketika menjadi rival pada Pilkada 27 November 2024 lalu.
Heriyus bersama Wakilnya Rahmanto Muhidin ketika Pilkada lalu tidak diusung PDIP, sedangkan PDIP menugaskan Nuryakin sebagai Calon Bupati dan Doni sebagai Calon Wakil Bupati. Heriyus dan Doni ketika itu sama-sama menjadi Kader PDIP.
Kemenangan Heriyus dalam Pilkada tidak membuat jumawa. Kekalahan Doni juga tidak menjadi hina. Keduanya sama-sama putra terbaik Murung Raya. Apalagi keduanya mengalir darah saudara, sama-sama berkeluarga dari titisan Dayak Siang.
Begitu pula dengan Rahmanto dan Nuryakin, yang juga satu ikatan keluarga, bakumpai Siang Murung.
Dukungan kepada masing-masing figur ini diminta tidak berlebihan pasca sudah Presiden RI Prabowo Subianto melantik Heriyus dan Rahmanto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya Periode 2025-2030. Dalam penegasannya Presiden RI ke-7 itu menyebutkan jadi Pelayan Rakyat dan Menjaga Kepentingan Rakyat.
Tidak ada lagi dukungan kotak-kotak. Masyarakat yang menang dan yang kalah. Semuanya masyarakat Murung Raya yang menaruh harapan kepada Heriyus dan Rahmanto untuk membawa kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara merata,”tutupnya. [Longking]

