Hujan Tak Surutkan Semangat Pawai Budaya HUT RI ke-80 di Desa Tumbang Masao

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pawai pengibaran Bendera Merah Putih dalam Rangka Memperingati HUT RI ke 80, Tahun 2025. Jum’at, 15/08/2025.

Yang Bukan Cuma dilakukan di Ibukota Kabupaten saja, Tetapi hal tersebut juga di lakukan oleh guru tenaga pendidik dan semua muridnya di beberapa Desa’ terpencil Untuk mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan Nasional.

Guyuran hujan tidak menyurutkan antusiasme puluhan para murid peserta dan masyarakat Desa Tumbang Masao, Kecamatan Sumber Barito, Yang Tengah memeriahkan Pawai Budaya memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80, yang berlangsung disepanjang jalan Desa setempat Rabu Pagi (13/08/2025).

Guru tenaga pendidik TK Desa Tumbang Masao, RT 09. Rahimah, menyampaikan Pawai yang berlangsung dengan meriah ini di pimpin oleh para guru-guru sekolah TK dan SDN Desa Tumbang Masao, dan dengan total peserta terdaftar mencapai hampir kurang lebih ratusan peserta yang terdaftar.

Sejak pagi, halaman sekolah dipadati peserta pawai yang mengenakan beragam kostum bertema kemerdekaan. Hujan yang turun sejak awal acara justru menambah suasana khidmat dan penuh semangat, menggambarkan tekad Para generasi penerus bangsa untuk terus menjaga persatuan dan menghormati perjuangan para pahlawan kemerdekaan dan sebagai guru tenaga pendidik tentunya kami merasa bahwa kegiatan yang kami lakukan di hari ini merupakan bagian dari kewajiban bagi kami semua guru yang memberikan contoh kepada setiap murid sekolah tentang bagaimana cara untuk mengenang dan menghormati jasa’ jasa para pahlawan kemerdekaan Nasional yang telah gugur Membela bangsa negara Ripoblik Indonesia hingga NKRI terbebas dari penjajah kolonial Belanda dan sekutunya pada 17 Agustus 1945.” Tegas Rahimah

Sepanjang rute pawai, juga ada banyak masyarakat memadati sisi jalan untuk menyaksikan penampilan para peserta. Sorak-sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap rombongan yang melintas, menambah semaraknya suasana perayaan HUT RI ke 80 ini.

Aparatur Pemerintah Dasa dan BPD Tokoh Adat Tokoh masyarakat tokoh agama tokoh pemuda dan para ketua RT Desa setempat Turut menyaksikan kegiatan yang sedang berlangsung dengan khidmat ini. 

“Dan pada saat melepas peserta pawai Anggota BPD Desa Tumbang Masao, Ardy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru tenaga pendidik dan peserta pawai juga kepada masyarakat yang hadir. “Semangat yang kita tunjukkan hari ini adalah bentuk cinta kita kepada tanah air.

Hujan bukan penghalang, justru menjadi saksi kegembiraan dan kuatnya tekad kita dalam kesatuan dan persatuan pawai ini juga memberikan makna yang sangat mendalam dimana semangat dan kekompakan akan mampu mencetak sejarah kemerdekaan rakyat Indonesia mampu mengusir Para penjajah dari Bumi Pertiwi ini hanya bermodalkan semangat Merah Putih dan bambu Runcing yang dipegang erat-erat oleh para pejuang bangsa.

Dari itulah hari ini kita sebagai rakyat Indonesia mengucapkan Syukur serta melakukan berbagai ragam kegiatan sebagai wujud dan bentuk penghormatan dan penghargaan Atas jasa jasa’ pahlawan kemerdekaan”, ujarnya. Anggota BPD Desa Tumbang Masao, Ardy. 

Ardy juga menambahkan bahwa pawai budaya ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal kekayaan budaya dan sejarah perjuangan bangsa.

Rangkaian pawai menampilkan beragam atraksi, perjuangan sambil menyanyikan lagu kemerdekaan dan di Setiap sekolah berusaha menampilkan yang terbaik, membawa pesan persatuan dan keragaman budaya Indonesia.

Kemeriahan pawai ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih menyala di hati masyarakat, 80 tahun setelah Proklamasi 17 Agustus 1945 masih terasa hangat di hati rakyat. [Longking]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *