Pemkab Murung Raya Perkuat Pertanian Makro Lewat Sinergi Infrastruktur dan Kolaborasi Lintas Sektor

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar coffee morning bertajuk “Pengembangan Potensi Pertanian Makro Kabupaten Murung Raya yang Didukung Melalui Infrastruktur dan Strategi Kolaborasi OPD serta Desa/Kelurahan” di Aula Dinas PUPR. Minggu, 10/05/2026.

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat konsolidasi kebijakan guna mempercepat transformasi sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama ketahanan ekonomi daerah.

Coffee morning dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Dinas PUPR, Camat Muara Laung, Ketua TP2D, serta sejumlah kepala perangkat daerah teknis terkait.

Diskusi berlangsung dinamis dengan fokus pada penyelarasan langkah antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan dalam membangun ekosistem pertanian yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menegaskan bahwa pengembangan pertanian makro harus menjadi prioritas strategis pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan sektor pertanian tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan sistem yang terintegrasi.

“Yang kita bangun adalah sebuah sistem. Jalan usaha tani, irigasi yang memadai, konektivitas antar sentra produksi, hingga sinkronisasi program antar-OPD menjadi prasyarat penting. Tanpa infrastruktur yang kuat dan kolaborasi yang solid, potensi pertanian tidak akan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap program dan kebijakan yang disusun harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat desa.

Dari forum tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya pemetaan kawasan pertanian unggulan berbasis komoditas, percepatan pembangunan infrastruktur pendukung produksi, penguatan kelembagaan petani dan BUMDes, serta digitalisasi data pertanian guna mendukung perencanaan yang lebih presisi dan terukur.

Selain itu, pendekatan hulu hingga hilir turut menjadi perhatian utama agar Murung Raya tidak hanya berperan sebagai pemasok bahan mentah, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi produk dan penguatan rantai pasok lokal.

Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimistis sektor pertanian makro dapat menjadi motor penggerak diversifikasi ekonomi daerah.

Sinergi antara pembangunan infrastruktur, inovasi kebijakan, dan partisipasi aktif desa diyakini mampu memperkuat kemandirian pangan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional Kalimantan Tengah. [Longking]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *