MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I., menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama, pelestarian lingkungan, dan pelestarian budaya tradisional merupakan pilar utama yang menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu. Minggu, 19/07/2026.
Menurutnya, semangat Asri Tira Tangka Balang yang menjadi identitas Kabupaten Murung Raya harus terus dijaga melalui kebersamaan, toleransi, dan kepedulian terhadap alam serta warisan budaya leluhur.
“Kerukunan antarumat beragama merupakan landasan utama kehidupan masyarakat Dayak yang harmonis. Di tanah yang kita cintai ini, perbedaan keyakinan, suku, maupun adat bukan menjadi pemisah, melainkan kekuatan untuk saling menghormati, menjaga, dan membangun daerah bersama,” ujar Imanudin.
Ia menjelaskan, masyarakat Dayak sejak dahulu telah memegang teguh filosofi Huma Betang, yakni hidup berdampingan dalam keberagaman dengan menjunjung tinggi sikap saling menghargai, saling membantu, dan hidup rukun.
Imanudin menambahkan, keharmonisan tidak hanya diwujudkan dalam hubungan antarmanusia, tetapi juga melalui hubungan yang selaras antara manusia dengan alam sebagai sumber kehidupan.
Lestarikan Alam dan Budaya Warisan Leluhur
Selain menjaga kerukunan, Imanudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara kelestarian lingkungan dan budaya tradisional agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
“Hutan, sungai, adat istiadat, serta berbagai tradisi merupakan warisan leluhur yang wajib kita jaga bersama. Apa yang kita pelihara hari ini akan menjadi bekal berharga bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Ia menyampaikan, Komisi I DPRD Murung Raya akan terus mendorong lahirnya kebijakan yang mendukung penguatan moderasi beragama, pelestarian kearifan lokal, serta perlindungan sumber daya alam yang berlandaskan nilai-nilai budaya Dayak.
Hadapi Tantangan dengan Kolaborasi
Imanudin mengingatkan bahwa tantangan seperti penyebaran hoaks, politik identitas, dan eksploitasi lingkungan yang tidak bertanggung jawab dapat mengganggu keharmonisan yang selama ini terjaga.
Karena itu, ia menilai diperlukan sinergi seluruh pihak melalui penguatan dialog lintas agama dan adat, pendidikan toleransi serta kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, hingga aksi nyata berupa gotong royong, pelestarian seni budaya, dan perlindungan hutan desa.
Ia juga mengapresiasi peran tokoh agama, tokoh adat, pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat yang selama ini konsisten menjaga persatuan dan kedamaian di Kabupaten Murung Raya.
Murung Raya Rumah Keberagaman
Menutup pernyataannya, Imanudin mengajak seluruh masyarakat menjadikan Murung Raya sebagai rumah keberagaman yang damai, asri, dan berkelanjutan.
“Mari kita bersama-sama menjaga Murung Raya sebagai rumah keberagaman. Dengan kerukunan yang kokoh, lingkungan yang lestari, dan budaya yang tetap hidup, pembangunan akan berjalan lebih baik, investasi dapat berkembang, dan kesejahteraan masyarakat akan semakin merata,” pungkasnya.
Ia menegaskan, Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya berkomitmen mengawal berbagai kebijakan pembangunan agar tetap selaras dengan nilai-nilai Asri Tira Tangka Balang, yakni mewujudkan Murung Raya yang indah, damai, lestari, dan berkelanjutan. [Longking]
Imanudin: Kerukunan Umat Beragama dan Kelestarian Budaya Jadi Fondasi Murung Raya Yang Harmonis
Kegiatan pemerintah

