MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Sektor perkebunan rakyat memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pemulihan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi global. Kamis, 15/10/2026.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Johansyah, S.E., M.I.P., menilai bahwa petani kebun merupakan salah satu pilar penting dalam menopang perekonomian masyarakat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Menurutnya, sektor perkebunan rakyat tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, menjaga perputaran ekonomi keluarga, serta menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat desa hingga kabupaten.
Di tengah tekanan ekonomi global yang dapat memengaruhi berbagai sektor usaha, keberadaan petani kebun dinilai tetap memiliki arti penting dalam menjaga produktivitas dan stabilitas ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, Johansyah menegaskan bahwa keberpihakan pemerintah terhadap petani perlu diperkuat melalui program pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.
Dukungan tersebut, menurutnya, dapat diwujudkan melalui penyediaan bibit unggul, kemudahan akses pupuk dan pembiayaan, pendampingan teknis, perlindungan harga hasil perkebunan yang adil, serta perluasan akses pasar bagi para petani.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia petani juga perlu menjadi perhatian. Pengelolaan lahan yang baik, penerapan teknik budidaya yang tepat, dan peningkatan produktivitas perkebunan merupakan langkah penting untuk memperkuat daya saing hasil perkebunan rakyat.
Johansyah juga menekankan pentingnya pengembangan hilirisasi hasil perkebunan agar komoditas yang dihasilkan petani tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi.
Dengan demikian, manfaat ekonomi dari hasil perkebunan diharapkan dapat dirasakan secara lebih luas, terutama oleh petani sebagai pelaku utama sektor tersebut.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan kelompok tani terus ditingkatkan guna menciptakan sektor perkebunan yang produktif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika petani kuat dan sejahtera, ketahanan pangan akan semakin terjaga dan pemulihan ekonomi dapat berjalan lebih cepat serta berkeadilan,” ujar Johansyah.
Ia menegaskan bahwa penguatan sektor perkebunan rakyat harus menjadi bagian penting dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Murung Raya. [Longking]

