Desa Lubuk Sirih Ilir Mengikuti Lomba Jambore Literasi 2024 Di Provinsi Bengkulu

Kegiatan lomba

HIBURAN206 Dilihat

BENGKULU SELATAN / SEMAKU.net – Desa Lubuk Sirih Ilir Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan salah satu desa yang ditunjuk oleh pemerintah daerah Bengkulu Selatan untuk mengikuti jambore literasi tahun 2024 di Provinsi Bengkulu. Senin, 09/09/2024.

Acara ini bertujuan untuk mendorong minat literasi generasi muda dan masyarakat melalui berbagai media, baik digital maupun bacaan konvensional, dengan harapan dapat meningkatkan kreativitas dan daya kritis peserta.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, diisi dengan berbagai perlombaan. Di antaranya, lomba bercerita tingkat SMP/MTS, pemilihan duta baca daerah, lomba debat bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK/MA, serta lomba pameran berbasis inklusi sosial.



Kepala Desa Lubuk Sirih Ilir Herwan Aprizal menyampaikan pada awak media “kita dari bengkulu selatan husunya desa lubuk sirih ilir menyatakan bahwa perpustakaan bukan hanya sekadar gudang buku, tetapi juga merupakan jendela ilmu pengetahuan yang membuka pintu bagi perkembangan intelektual dan kreativitas.

“Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca atau mengenal angka numerik. Literasi sejatinya adalah kemampuan seseorang untuk menggali potensi diri yang didasari oleh kecerdasan dan pendidikan, yang pada akhirnya memunculkan kemandirian, kreativitas, dan karya,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi, perpustakaan memiliki peran sentral dalam membentuk generasi pemikir kritis, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.

“Kita juga mengikuti pameran dan UMKM yang menyajikan berbagai produk makanan, minuman, serta kerajinan daur ulang. Seperti makanan khas bengkulu selatan serta kerajinan tangan rumahan ataupun ibuk ibuk pkk. 



“Acara literasi serta Pameran juga berlangsung selama empat hari mulai dari tanggal 09/09/2024 hingga selesai pada hari kamis tanggal 13/09/2024, Alhamdulillah saya di dampingi ibuk pkk disambut baik oleh kepala dinas perpustakaan provinsi bengkulu. ” Tutup beliau. [Dya]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *