MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Memperingati Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya yang jatuh pada 1 Agustus 2026, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T., menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah harus menjadi momentum mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sabtu, 01/08/2026.
Menurutnya, usia ke-24 merupakan waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap capaian pembangunan sekaligus menyusun langkah strategis guna menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.
Sebagai anggota Komisi III DPRD yang membidangi pembangunan, infrastruktur, perhubungan, dan lingkungan hidup, Sutrisno menilai pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas utama.
“Bersinergi Membangun Tanah Malai Tolung Lingu Menuju Murung Raya Maju, Mandiri dan Sejahtera.”
Sutrisno mengatakan, sejak dimekarkan pada 1 Agustus 2002, Kabupaten Murung Raya telah menunjukkan berbagai kemajuan dalam pembangunan. Namun demikian, masih diperlukan percepatan pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan tertinggal.
“Dengan diiringi doa serta sejuta harapan, HUT ke-24 ini harus menjadi titik tolak transformasi pembangunan. Kita perlu mempercepat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke daerah 3T dan seluruh pelosok di 10 kecamatan, sehingga tidak ada lagi ketimpangan akses terhadap pelayanan publik,” ujarnya.
Tiga Pilar Prioritas Pembangunan
Dalam mendukung visi pembangunan daerah, Komisi III DPRD Murung Raya menekankan tiga prioritas utama.
Pertama, pemerataan infrastruktur dasar.
Pembangunan jalan, jembatan, jaringan air bersih, serta kelistrikan harus terus dipercepat karena menjadi fondasi peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kedua, penguatan konektivitas dan sistem logistik. Infrastruktur transportasi yang terintegrasi dinilai mampu menekan biaya distribusi, memperlancar arus barang dan jasa, serta meningkatkan daya saing produk lokal Murung Raya di tingkat regional maupun nasional.
Ketiga, pembangunan yang berwawasan lingkungan. Setiap proyek pembangunan harus memperhatikan prinsip keberlanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup serta menghormati nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Dayak sebagai identitas Tanah Malai Tolung Lingu.
“Infrastruktur bukan sekadar membangun fisik. Infrastruktur merupakan instrumen pemerataan pembangunan sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi. Karena itu, perencanaan harus tepat, pelaksanaan harus berkualitas, dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Pengawasan Berorientasi Hasil
Selain mendorong percepatan pembangunan, Komisi III DPRD Murung Raya juga berkomitmen memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran daerah.
Sutrisno menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada proses administrasi, tetapi juga pada kualitas pekerjaan dan manfaat nyata yang diterima masyarakat.
“Kami akan mengawal setiap alokasi anggaran agar digunakan secara efektif, efisien, dan akuntabel. Yang menjadi ukuran keberhasilan bukan hanya proyek selesai dibangun, tetapi apakah jalan benar-benar menghubungkan wilayah, air bersih mengalir ke rumah-rumah warga, dan listrik telah menjangkau masyarakat di pelosok,” tegasnya.
Pada usia ke-24, Kabupaten Murung Raya diharapkan mampu terus menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian budaya, dan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Semangat tersebut juga tercermin dalam identitas visual peringatan HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya yang mengangkat nuansa toska dengan ornamen khas Dayak serta logo angka “24” yang dipadukan dengan simbol ikan dan patung budaya sebagai representasi harmonisasi pembangunan, budaya, dan kelestarian alam.
“Mari kita jadikan usia ke-24 Kabupaten Murung Raya sebagai momentum kebangkitan bersama. Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan kolaborasi, kita wujudkan Murung Raya yang maju, mandiri, sejahtera, memiliki infrastruktur yang merata, konektivitas yang kuat, lingkungan yang lestari, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas,” tutup Sutrisno, S.T.. [Longking]
Anggota Komisi III DPRD Murung Raya: HUT Ke-24 Jadi Momentum Percepatan Infrastruktur Berkeadilan dan Berkelanjutan
Kegiatan pemerintah

