MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif melalui pemberdayaan lanjut usia. Sebanyak 55 peserta Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” resmi diwisuda dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Gedung B Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya. Kamis, 06/08/2026.
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus M. Yoseph, sebagai bentuk apresiasi atas semangat para lansia yang tetap antusias menimba ilmu, meningkatkan keterampilan, serta menjaga kualitas hidup di usia senja.
Sebanyak 55 wisudawan yang terdiri dari 3 laki-laki dan 52 perempuan telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran di Sekolah Lansia.
Materi yang diberikan meliputi pendidikan kesehatan, penguatan mental dan spiritual, literasi digital, keterampilan, hingga peningkatan peran sosial dalam keluarga dan masyarakat.
Bagi Pemerintah Kabupaten Murung Raya, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol keberhasilan menghadirkan ruang belajar sepanjang hayat bagi para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta atas semangat belajar yang tidak pernah padam meski usia terus bertambah.
Menurutnya, lansia merupakan aset berharga yang memiliki pengalaman dan kebijaksanaan untuk terus berkontribusi bagi keluarga maupun masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi semangat Bapak dan Ibu. Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk belajar, berkarya, dan menjaga kesehatan tidak boleh surut.
Melalui Sekolah Lansia Gita Uluh Itah, kami ingin memastikan para lansia di Murung Raya tetap mandiri, sehat, bahagia, serta menjadi teladan bagi anak dan cucu-cucunya,” ujar Heriyus.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus memperkuat dan memperluas pelaksanaan Sekolah Lansia hingga menjangkau seluruh kecamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat lanjut usia.
Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Murung Raya, para fasilitator, pendamping, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut.
“Program ini harus terus kita jaga dan kembangkan. Saya berharap para lulusan hari ini mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat, menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup sehat, aktif, mandiri, dan produktif di usia lanjut,” tambahnya.
Suasana wisuda berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Penyematan toga kepada setiap wisudawan menjadi simbol bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal batas usia dan akan terus menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih berkualitas.
Melalui Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah”, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap lahir semakin banyak lansia yang tangguh, sehat, mandiri, dan sejahtera.
Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan tidak meninggalkan satu pun kelompok masyarakat, sejalan dengan visi mewujudkan Murung Raya Hebat menuju masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera. [Longking]
Bupati Heriyus Wisudakan 55 Lansia, Sekolah Gita Uluh Itah Buktikan Komitmen Murung Raya Berdayakan Generasi Emas
Kegiatan pemerintah

