Sidang Paripurna Ke-9 DPRD Murung Raya, Rumiadi Minta Pemda Sigap Hadapi Kabut Asap dan Harga Pokok

Kegiatan pemerintah

Berita6959 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi sejumlah persoalan yang berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat, mulai dari harga kebutuhan pokok, gangguan transportasi hingga ancaman kesehatan akibat kabut asap dan debu. Jum’at, 21/08/2026.

Hal tersebut menjadi perhatian Rumiadi dalam perbincangan bersama Awak Media Online Suara Akar Rumput di sela pelaksanaan Sidang Paripurna Ke-9 DPRD Kabupaten Murung Raya.

Rumiadi mengatakan, pemerintah tidak boleh menunggu persoalan berkembang menjadi lebih besar. Pemantauan harga kebutuhan pokok harus dilakukan secara rutin untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh barang kebutuhan dengan harga yang wajar.

“Jangan sampai masyarakat terbebani dengan lonjakan harga. Pemda harus hadir dengan langkah konkret seperti operasi pasar jika diperlukan,” katanya.

Di sisi lain, kondisi kabut asap dan debu yang menyebabkan jarak pandang menurun juga perlu menjadi perhatian. Menurut Rumiadi, gangguan tersebut tidak hanya menyangkut keselamatan perjalanan, tetapi juga dapat menghambat distribusi kebutuhan pokok dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait menyiapkan langkah mitigasi, khususnya pada jalur transportasi yang terdampak.

Persoalan kesehatan juga menjadi perhatian serius. Paparan kabut asap dan debu dapat meningkatkan risiko ISPA, iritasi mata, serta gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan.

“Dinas Kesehatan dan seluruh fasilitas kesehatan harus bergerak cepat dan profesional. Sosialisasi kepada masyarakat perlu ditingkatkan, ketersediaan obat harus diperhatikan, dan pelayanan kesehatan harus tetap mudah diakses,” ujar Rumiadi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

Menurutnya, penanganan persoalan tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah, DPRD, instansi teknis dan stakeholder lainnya harus bergerak bersama agar dampak terhadap masyarakat dapat ditekan.

“Masyarakat Murung Raya berhak mendapatkan kepastian harga yang stabil, akses transportasi yang aman, dan pelayanan kesehatan yang prima. Karena itu, pemerintah harus sigap dan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” pungkasnya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *