MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Murung Raya menyebabkan jarak pandang di sejumlah kawasan, termasuk alur Sungai Barito, menjadi terbatas. Jum’at, 21/08/2026.
Kondisi ini mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Murung Raya karena dapat mengganggu aktivitas transportasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika melakukan perjalanan di tengah kondisi jarak pandang yang terbatas.
“Kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Dalam kondisi kabut seperti ini, jangan mengutamakan kecepatan. Utamakan keselamatan dan pastikan perjalanan benar-benar aman,” kata Sarwo Mintarjo.
Menurutnya, pengendara kendaraan bermotor perlu memastikan seluruh lampu kendaraan berfungsi dengan baik dan menyalakannya selama perjalanan. Kecepatan juga harus dikurangi serta jarak aman dengan kendaraan lain diperbesar.
Hal serupa berlaku bagi masyarakat yang menggunakan transportasi sungai. Nahkoda maupun operator angkutan sungai diminta memastikan kondisi armada dan perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik sebelum berangkat.
“Jika jarak pandang terlalu terbatas dan perjalanan tidak mendesak, sebaiknya keberangkatan ditunda sampai kondisi memungkinkan. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Selain aspek keselamatan transportasi, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan akibat paparan asap. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan partikulat dari kabut asap.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus melakukan pemantauan melalui perangkat daerah terkait untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap masyarakat dan aktivitas pelayanan publik.
Sarwo Mintarjo juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca, kualitas udara, maupun aktivitas transportasi.
“Keselamatan dimulai dari kehati-hatian kita masing-masing. Mari saling mengingatkan dan tidak memaksakan diri apabila kondisi perjalanan belum aman,” pungkasnya.
Narasumber: Drs. Sarwo Mintarjo, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya
Dokumentasi: Pantauan kondisi Sungai Barito, Kabupaten Murung Raya, 21 Agustus 2026. [Longking]

