Pemdes Tumbang Masalo Gencarkan Pencegahan Stunting melalui Posyandu Rutin dan Pemberian Makanan Bergizi

Kegiatan pemerintah

KESEHATAN8111 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Desa Tumbang Masalo, Kabupaten Murung Raya, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan Posyandu rutin, pembagian susu bagi anak yang mengalami stunting, serta pemberian makanan tambahan bergizi yang dilaksanakan setiap bulan. Kamis, 15/10/2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tumbang Masalo tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam memantau tumbuh kembang anak, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi, serta mendukung pencegahan dan penanganan stunting sejak dini.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Tumbang Masalo, Peri, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kesehatan ibu dan anak demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua PKK Desa Tumbang Masalo, Rina Riani, S.Pd., turut memberikan sambutan dan motivasi kepada para ibu yang hadir. Ia mengajak seluruh orang tua untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

“Anak-anak adalah anugerah sekaligus masa depan desa kita. Melalui Posyandu ini, mari kita bersama-sama memantau tumbuh kembang anak, memberikan asupan gizi terbaik, serta tidak perlu malu untuk bertanya kepada kader Posyandu maupun tenaga kesehatan. Ibu yang sehat, anak yang kuat, desa yang hebat,” ujar Rina Riani.

Ia juga mengimbau para ibu agar rutin membawa balita ke Posyandu setiap bulan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sekaligus memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.

Menurutnya, pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), melalui pemenuhan gizi yang seimbang, pola asuh yang baik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Adapun pelayanan yang diberikan dalam kegiatan Posyandu tersebut meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi atau panjang badan balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan balita, serta edukasi mengenai pemenuhan gizi, pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI), dan pola asuh yang tepat.

Selain itu, pemerintah desa juga memberikan susu bagi anak yang mengalami stunting serta makanan tambahan bergizi bagi sasaran yang membutuhkan, termasuk anak berisiko stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui sesuai dengan program yang dilaksanakan.

Pemberian makanan tambahan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat. Namun, upaya pencegahan dan penanganan stunting tetap memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan, agar hasilnya dapat berjalan optimal.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan kader Posyandu, bidan desa, serta tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.

Kepala Desa Tumbang Masalo, Peri, menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung pelaksanaan program kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan melalui sinergi bersama PKK, kader Posyandu, dan Puskesmas.

“Kesehatan anak merupakan investasi bagi masa depan desa. Melalui Posyandu rutin, pembagian susu bagi anak yang mengalami stunting, serta pemberian makanan tambahan bergizi, kami berharap anak-anak di Desa Tumbang Masalo dapat tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Ini merupakan ikhtiar bersama dalam mempersiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Peri.

Masyarakat menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap program Posyandu serta pemberian makanan tambahan bergizi dapat terus dilaksanakan secara konsisten.

Melalui kerja sama antara pemerintah desa, PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Desa Tumbang Masalo diharapkan semakin optimal.

Dengan demikian, pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Murung Raya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *