BENGKULU SELATAN / SEMAKU.net – Pembangunan Gedung serbaguna Desa Gelumbang Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu diduga tidak sesuai dengan rencana kerja pemerintahan desa (RKPD). Padahal anggaran pembangunan gedung serbaguna yang telah menghabiskan anggaran RP 224.204.000, sudah cair tahun 2023.
Mengenai bangunan yang katanya sebagai gedung kemasyarakatan yang dibangun dari dana DD yang saat ini sangat tidak masuk akal apabila dilihat dengan jumlah dana yang terterah di papan informasi yang total dananya sekitar Rp.224.204.000.
Hal ini benar-benar tidak masuk akal karena bangunan gedung kemasyrakatan itu sampai saat ini masih juga belum selesai, padahal sudah jelas tahun 2023 sudah berakhir.
Saat Kepala Desa dikonfirmasi awak media mengenai pembangunan gedung yang disebut balai kemasyrakatan itu dirinya mengaku kalau pembangunan gedung itu untuk pembangunan ditahun 2023, Namun untuk saat ini pembangunan memang lagi berhenti dan bakal di sambung kembali setelah tahun 2024, itupun harus berdasarkan info dari konsultan yang menangani tentang bangunan tersebut karena masalah ini saya tidak begitu paham, semuanya saya serahkan dan mintak petunjuk dari konsultan. ungkap “Mardani” Kepala Desa Gelumbang.
Dilihat dari pekerjaan bangunan tersebut jelas disini untuk pekerjaan gedung balai kemasyrakatan itu tidak lah sesuai dengan dana sebanyak itu, dikarenakan sampai saat ini keadaan gedung pekerjaannya masih sekitar 40 persen jauh dari kata selesai.
Mengenai hal ini sudah sangat jelas, namun bagaimana jika dalam pembangunan desa ternyata tidak sesuai yang diharapkan, tentu itu harus dipertanyakan kejelasannya.
Mengingat itu adalah uang Negara untuk sebesar besarnya kesejahteraan rakyat yang harus di pertanggung jawabkan kepada masyarakat. Dan Dinas terkait harus turun tangan menangani hal ini. [Dya]

