Akibat di Guyur Hujan Terputusnya Akses Jalan Antar Darat Di Kam 100 Area Desa Laas

kecamatan uud Murung,

Berita194 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan UUD Murung , Kabupaten Murung Raya, mengakibatkan terputusnya akses jalan di km 100. Kamis, 13/06/2024.

” Akibat longsor ini juga memutuskan akses jalan menuju beberapa desa tempat termasuk tempat pemukiman warga tani kebun dan Pelaku keperluan lainnya.

Tidak ada korban jiwa namun akses jalan tersebut terputus akibat peristiwa hujan itu.
Dari pantauan detikcom dan suara akar rumput, longsor yang terjadi di lokasi ini, meleraikan jarak lebar longsoran tanah sekitar 20 meter. Longsor ini juga menghambat segala aktivitas,

Pemerintah dan warga termasuk perusahaan yang sedang beroperasi di sekitar wilayah jalan tersebut, khususnya wilayah kecamatan UUD Murung,

yang berada di lokasi kejadian. Longsor yang berkedalaman di perkirakan sekitar 10 Meteran dan
warga setempat juga Menginformasikan jalan ini longsor pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB. Hujan deras yang mengguyur dari sore hari sampai pagi hari ditambah kondisi tanah cukup labil menyebabkan tanah tersebut tidak kuat menahan beban berat nya.

” warga setempat pun berharap agar bisa segera di bangun gorong gorong, demi mengantisipasi longsor secara berulang, dan apabila perlu buat saja jembatan dan di Siring tur beton ,” ungkapnya

Jalan camp montom km. 100 arah menuju desa laas, kecamatan uud Murung ini adalah jalan lintas darat yang aktif dan berfungsi bagi segala kepentingan masyarakat baik transportasi kendaraan roda dua dan roda empat, termasuk pejalan kaki, pun bisa di manfaatkan

“Menurut salah satu warga masyarakat desa setempat saat di tanya oleh pihak media ia menyampaikan Sebelumnya warga sekitar sudah khawatir hujan yang sangat deras di malam ini akan membuat tanah menjadi labil dan longsor,
Yang berdampak pada longsor, “tuturnya

Akibat terputusnya jalan tersebut kini ada banyak warga yang kesulitan untuk melintas melewati akses jalan lantaran tidak punya pilihan lain. terutama anak-anak yang akan berangkat sekolah terpaksa harus berputar arah

“Ia juga menjelaskan kalau mau berangkat bepergian, kami sebagai warga masyarakat cukup sulit untuk melintasi jalan kearah ke Puruk cahu ibukota kabupaten Murung raya misalkan kepentingan berbelanja kebutuhan,” ungkapnya.

Dan Menurut warga terputusnya akses jalan tersebut bukan cuma menghambat aktifitas transportasi saja lebih lagi rawan laka lantas bagi warga yang tidak tau bahwa jalan ini terputus pada melanjutkan kendaraan berkecepatan tinggi tiba tiba saja di depan ada jalan terputus, kita tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya nanti, “ujarnya

Warga berharap ada bantuan peralatan untuk pembuatan gorong gorong sebagai penghubung akses jalan. Yang sedang terputus baik dari pemerintah ataupun di bantu oleh pihak perusahaan terdekat, Pasalnya, saat ini warga hanya mengandalkan peralatan seadanya,” salah seorang warga, an Supriyadi. [Longking]


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *