MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua DPRD kabupaten Murung Raya, H.Rumiadi, S.E, S.H, M.H, mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri 1446 hijriah ini sebagai momentum saling memaafkan, tanpa rasa gengsi.sekecil apapun untuk berbuat kebajikan. Kamis, 27/03/2025.
Menurut dia, tradisi saling memaafkan bukan sekadar kebiasaan. Namun perintah agama dan nilai kemanusiaan secara universal.
“Idulfitri sudah menjadi bagian dari kultur di Indonesia. Terkhususnya di tingkat kabupaten Murung Raya ini, Terlebih, budaya mudik memungkinkan keluarga besar berkumpul dan mempererat tali silaturahmi.
Bagi, H.Rumiadi, Idulfitri lebih dari sekadar perayaan. Momentum itu jadi kesempatan emas bagi keluarga kita yang selama ini berjauhan untuk bertemu kembali. Pada
Momen ini juga kita diberikan kesehatan menghapus kesalahpahaman, serta memperkuat hubungan antarmanusia.
ketua DPRD kabupaten Murung Raya juga mengingatkan, meminta maaf bukan hanya soal sopan santun, tetapi perintah dari Allah SWT.
Ia mengutip Surah Al-A’raf ayat 199, Khudzil afwa—jadilah kalian orang yang pemaaf.
“Saling memaafkan bukan sekadar tradisi, tetapi juga perintah Allah kepada umat Muslim,” tegas dia.
Ia menekankan, Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk melepaskan beban emosional.
Bahkan, melepas luka lama, kesalahpahaman, dan kekecewaan. Dengan demikian, kehidupan bisa berjalan lebih ringan.dan terasa tanpa beban yang selama ini timbul dari kesalahpahaman.
“Ini saat yang tepat untuk menghilangkan sakit hati, mengikhlaskan, dan saling memaafkan atas kesalahan yang pernah terjadi. Mari manfaatkan momentum ini sebaik-baiknya,” tutur dia.
“Sering kali, meminta maaf dianggap sebagai tanda kelemahan. Justru sebaliknya. Menurut H.Rumiadi, memaafkan adalah bentuk kebesaran hati.yang membuktikan bahwa kita memiliki jiwa ksatria yang sejatinya insani.
“Tanpa momen seperti ini, banyak orang ragu untuk meminta maaf karena gengsi misalnya atau takut dianggap masih menyimpan perasaan tertentu. Tapi dengan Idulfitri, semuanya menjadi lebih natural,” ungkap legislatordari politisi partai PDI-P yan berlambangkan kepala banteng ini.
Ia juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menunda meminta dan memberi maaf. Kebersihan hati jauh lebih berharga daripada gengsi yang tidak berdasar.
“Ayo, jadikan Idulfitri sebagai momen untuk saling memaafkan dan mengikhlaskan, agar hubungan antar manusia kembali harmonis, tanpa dendam atau ganjalan,” ajak H.Rumiadi.
Meski Idulfitri merupakan perayaan bagi umat Islam, sambung H.Rumiadi, semangat memaafkan berlaku untuk kita semua.
“Kita berinteraksi dengan banyak orang dari berbagai latar belakang. Semangat saling memaafkan ini tidak hanya terbatas pada sesama Muslim, tetapi juga dengan siapa saja,” tambah dia.
Agama Islam mengajarkan pentingnya memaafkan bagi semua orang, tanpa memandang perbedaan.
“Allah SWT. memerintahkan kita untuk memaafkan siapa pun, bukan hanya sesama Muslimm
Maka oleh sebab itulah ijinkanlah Saya Atas nama ketua DPRD kabupaten Murung Raya dan seluruh keluarga besar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Murung Raya, terlebih Awal untuk mengucapkan Minal aidzin walfaizin mohon maaf lahir dan batin Bagai kata pepatah mengatakan bahwa tidak ada Gading yang tidak akan retak, tidak ada rotan yang tidak berduri begitu pula dengan kami sebagai manusia biasa yang tidak pernah luput dari khilaf salah dan dosa, baik yang kami sengaja maupun tidak kami sengajakan maka kami mohon di ridhoi dan di ikhlaskan oleh bapak/ibu sanak saudara handai taulan, Selamat Hari’ kemenangan Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar walillahilham,”tutup H.Rumiadi. [Longking]
Ketua DPRD Mura Himbaukan Agar Hari Raya Idulfitri 1446 Sebagai Momentum Saling Bermaaf-maafan
Himbauan pemerintah

