Apresiasi Ketua Komisi II DPRD Mura Bebie, Dalam Upaya Pemda Mura Inflasi Harga Bahan Pokok

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos, S.H., M.M., M.A.P., mengapresiasi langkah kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya dalam upaya penekanan inflasi harga bahan pokok. Jum’at, 28/03/2025.

Anggota legislatif, turut hadir dalam memberikan apresiasi Atas Kegiatan yang dilakukan pemerintah Daerah eksekutif yang bekerjasama dengan pihak mitra yudikatif melalui Polres Mura, Yakni menggelar pasar murah.Harga relatif murah dan terjangkau hal ini menurut Bebie.

Juga salah satu dari Program kerja pemerintah dan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di saat saat menghadapi kenaikan harga bahan pokok yang signifikan melonjak di setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Pasar murah tersebut diselenggarakan di kecamatan kelurahan dan desa desa terdekat yang bisa di jangkau dalam hitungan hari, dan tidak semua desa yang bisa di adakan pasar murah Karena mengingat hampir di sepanjang bulan Ramadhan ini di guyur hujan dan kendala banjir juga membatasi aktivitas pemerintah dan masyarakat.

Kendati demikian Kegiatan ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dalam memperoleh bahan pokok dengan harga murah meriah di tengah fluktuasi harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Ketua Komisi II DPRD Mura dari Fraksi PDI Perjuangan, Bebie, mengatakan bahwa langkah ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat, Inisiatif Pemkab Mura dan Polres Mura ini patut diapresiasi. Dan menurut hemat nya,Bebie, Pasar murah’ Sangat membantu membantu meringankan beban masyarakat yang bukan cuma faktor harga yang terjangkau tetapi masyarakat juga bisa lebih mudah untuk berbelanja di tempat yang terdekat karena ketersediaan sembako yang memudai dan lengkap” ujar Bebie, Rabu (26/3/2025).

Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dari pasaran. Misalnya, beras dijual seharga Rp50.000 per kemasan lima kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp15.000 per liter.

Bupati Murung Raya, Heriyus M Yoseph, S.E., M.M., menegaskan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang lebih terjangkau. Menjelang hari besar seperti ini, harga bahan pokok sering mengalami kenaikan, dan melalui pasar murah ini, kami berusaha untuk menekan dampaknya,” ungkap Heriyus.

Pasar murah ini terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memerlukan kupon, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Murung Raya. Selain membantu meringankan beban ekonomi, program ini juga berperan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran. [Longking]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *