Bupati Heriyus Lepas Karnaval Budaya HUT Ke-24 Murung Raya, Pimpinan DPRD Hadir Dukung Pelestarian Budaya

Kegiatan pemerintah

Berita5902 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ribuan warga memadati ruas jalan di Kota Puruk Cahu untuk menyaksikan Karnaval Budaya dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya Tahun 2026. Senin, 03/08/2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Culture for Prosperity: Kebudayaan untuk Kemakmuran Masa Depan” ini secara resmi dilepas oleh Bupati Murung Raya Heriyus, S.E. di depan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Murung Raya pada pukul 07.30 WIB.

Karnaval budaya menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya sekaligus menjadi wadah menampilkan kekayaan seni, adat istiadat, dan potensi daerah yang dimiliki Bumi Tanah Malai Tolung Lingu.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Turut hadir dalam pelepasan karnaval Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya Rumiadi, S.E., S.H., M.H., Wakil Ketua I DPRD Hj. Dina Maulidah, S.H.I., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati Heriyus bersama jajaran pimpinan daerah tampak mengenakan busana bernuansa putih dan hijau.

Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start di depan kendaraan hias utama yang dihiasi ornamen khas Dayak, kemudian rombongan bergerak menuju Bundaran Emas hingga Alun-Alun Jorih Jerah.

Ratusan peserta dari organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, sanggar seni, komunitas budaya, hingga organisasi masyarakat ikut memeriahkan karnaval.

Beragam kendaraan hias menampilkan potensi pertanian, pariwisata, pertambangan, serta kekayaan budaya lokal. Penampilan tari tradisional, busana adat, atraksi seni, dan marching band semakin menyemarakkan suasana di sepanjang rute yang dipadati masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan bahwa budaya merupakan aset penting yang harus terus dijaga dan dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Melalui karnaval ini kita memperkenalkan Murung Raya kepada masyarakat luas. Budaya bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga harus dirawat dan dikembangkan sebagai penggerak ekonomi serta identitas daerah menuju Murung Raya yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Heriyus.

Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi mengapresiasi penyelenggaraan karnaval yang berlangsung meriah, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Kehadiran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat dalam satu kebersamaan hari ini menunjukkan semangat gotong royong membangun Murung Raya. Budaya menjadi perekat persatuan sekaligus modal penting dalam mewujudkan kemajuan daerah,” kata Rumiadi.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Hj. Dina Maulidah menilai keterlibatan pelajar dan generasi muda dalam karnaval merupakan langkah strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat agar warisan budaya tetap lestari dan mampu memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

Melalui Karnaval Budaya HUT ke-24 ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama DPRD berharap lahir dampak berkelanjutan berupa meningkatnya sektor ekonomi kreatif, kunjungan wisata, serta semakin kuatnya pelestarian seni dan budaya lokal sebagai identitas daerah.

Antusiasme ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval menjadi bukti bahwa budaya tetap menjadi denyut kehidupan masyarakat Murung Raya.

Di usia ke-24, Kabupaten Murung Raya terus meneguhkan komitmennya untuk membangun daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi jati dirinya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *