BENGKULU SELATAN/ SEMAKU.net-Hasil liputan dari Awak media semaku.net dilapangan hari selasa 3/11/2021 bahwa material untuk pembuatan proyek situ tebat gelumpai yang mencapai tiga belas miliar di hujankan, di panaskan, sehingga dengan demikian seperti besi sudah mengandung karat, maka kualitas besi tersebut sudah menurun.

Setelah awak media konfirmasi dengan konsultan pengawasnya yang katanya berinisial Arip, beliau menjelaskan, “saya sudah memberi teguran baik secara tertulis ataupun secara lisan sudah di sampaikan namun pada kenyatanya pihak dari kontraktor tidak mengindahkan sehingga sampai saat ini besi tersebut kena hujan dan kena panas”
Masih kata konsultan semestinya besi tersebut tidak dibiarkan seperti itu, kalau kayak gitu bisak rusak besi tersebut dan mutunya juga akan berkurang kalau sudah berkarat seperti itu jelas Arip kepada Awak media.
Setelah Awak media konfirmasi dengan konsultan pengawas, awak media konfirmasi denga pengawas dari kontraktor Rizal, ketika ditanya sudah berapa persen pengerjaan proyek tersebut Rizal menjelaskan sudah mencapai tahapan tujuh puluh persen jelas Rizal, dan ditanya tentang material seperti besi kenapa di hujankan dan dipanaskan, sementara pihak konsultan sudah memberi tau agar material seperti besi tersebut jangan di tarok di tempat asal – asalan.
Namun menurut pengamatan iksan, salah seorang aktivis Bengkulu Selatan kalau demikian bahwa pengerjaan tersebut tidak sesuai dengan SOP, semustinya besi tersebut tidak kehujanan atau kepanasan agar besi tersebut sebelum di gunakan tidak karatan.
Dengan kejadian tersebut Iksan mengharapkan kejari bengkulu selatan agar sekiranya peka atas kejadian seperti ini tutup iksan.[dya]

