DPRD Bersama DLH Mura, Laksanakan Kunjungan Kerja Ke tempat TPA Jawa Tengah

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – DPRD Murung Raya Dalam upaya memperkuat penyusunan regulasi pengelolaan sampah di daerah,
Bekerjasama dengan pihak Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Jum’at, 18/04/2025.

DPRD Kabupaten Murung Raya, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (15/4/2025) lalu.

Rombongan dari Mura disambut langsung oleh Bupati Banyumas, Drs. Sadewo Tri Lastiono, M.M, yang memaparkan konsep pengelolaan sampah di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa pendekatan berbasis lingkungan dan edukasi yang diterapkan di TPA BLE melibatkan kolaborasi aktif antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta.

“Partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam sistem ini. Kami yakin pendekatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain, tentu dengan penyesuaian skala dan kondisi lokal,” ujar Bupati Banyumas di hadapan rombongan DPRD Mura.

Ketua Bapemperda DPRD Mura, Tuti Marheni, S.E., mengungkapkan bahwa kunjungan ini memberikan banyak pembelajaran yang bermanfaat dalam merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Murung Raya.

“Konsep yang diterapkan di Banyumas terbukti mampu mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti paving block dari plastik serta kompos dari sampah organik. Ini sangat relevan untuk kita adopsi di Murung Raya,” ungkap Tuti saat dikonfirmasi, Jumat (18/4/2025).

Ia juga menambahkan bahwa sebelum kunjungan ini, pihaknya telah lebih dulu melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi pengelolaan sampah di wilayah Puruk Cahu, termasuk TPA yang berada di sepanjang Jalan Negara Puruk Cahu–Muara Teweh, sebagai bagian dari proses pengumpulan data dan referensi penyusunan regulasi.

Langkah ini menunjukkan komitmen DPRD Mura untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang modern, edukatif, dan ramah lingkungan demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di Kabupaten Murung Raya.” [Longking]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *