Dua Orang Tewas Di Acara Ritual Adat Totoh Numbeng Di Desa Tahujan Ontu

Adat budaya

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ratusan pengunjung Ritual Adat Totoh Numbeng yang digelar di Kawasan Rumah Betang di Desa Tahujan Ontu Kecamatan Tanah Siang Selatan di buat geger, pasalnya warga yang hadir dibuat berhamburan saat aksi duel tak imbang yang mengakibatkan dua dari tiga pelaku tewas saat berada di RSUD Puruk Cahu. Sabtu, 11/01/2025.

“Informasi yang berhasil dihimpun dari beberapa warga yang berhasil ditemui menyebutkan, peristiwa berdarah yang melibatkan tiga pengunjung acara tersebut pecah sekitar pukul 14.00 Wib.

Sebelumnya warga panik saat melihat salah satu korban yang berinisial (A) warga jalan Bukit Tinggi Kelurahan Beriwit Kecamatan Murung dan Seorang pria yang berinisial (D) awalnya beradu mulut tiba-tiba sama-sama mengeluarkan saham de jenis belati dari pinggangnya dan siap untuk saling serang.

“Keduanya yang saling serang di luar halaman rumah betang hingga di depan halaman Balai Besarah, yang ada di sebelah bangunan rumah betang yang menjadi lokasi acara adat numbeng.

Takdir berkehendak lain sehingga perestiwa yang berujung naas pun terjadi dan dialami oleh seorang pria yang berinisial (B) warga Desa Biha Kecamatan Laung Tuhup yang masih kerabat dan rekan dari keduanya,
Perestiwa berdarah ini terjadi saat korban mencoba untuk melerai perkelahian tersebut dengan tangan kosong.

Sehingga pria yang berinisial (B) ini pun akhirnya menjadi korban pertama. Setelah menderita luka tusukan dibagian dada dan langsung dilarikan ke UGD RSUD Puruk Cahu sekitar pukul 14.40 Wib dan akhirnya merenggangkan nyawa saat akan dilakukan penanganan medis.

“Masih di lokasi duel berdarah, (R) yang mulai terpojok di tempat kejadian pun akhirnya harus menghembuskan nafas terakhirnya sebelum mendapatkan penanganan medis di UGD RSUD Puruk Cahu, setelah dihujani tusukan belati dari lawan duelnya pada bagian perut dan luka robek di kaki kiri.

“Aparat Kepolisian Polres Murung Raya yang mendapatkan informasi tersebut pun segera bergerak secepatnya untuk melakukan mengamankan di lokasi kejadian,

dan pihak berwajib ini pun berhasil mengamankan pria yang berinisial (D) yang usai duel dalam kondisi kedua tangannya berlumuran darah di segera dilakukan pemeriksaan di Mapolres Mura.

“Hingga berita ini dinaikan, dari pihak kepolisian setempat belum ada memberikan keterangan resmi terkait peristiwa berdarah yang mengakibatkan dua orang tewas tersebut. Namun berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat sementara ini, dilatarbelakangi oleh dendam lama, dan untuk lebihnya pihak kepolisian murung raya masih melakukan penyidikan lebih lanjut. [Longking]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *