MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Semangat gotong royong kembali menguat di Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya. Ratusan warga, pelajar, dan tenaga kesehatan berkolaborasi dalam aksi bersih lingkungan di Desa Makunjung. Jum’at, 01/05/2026.
Kegiatan ini merupakan implementasi program unggulan Kecamatan Barito Tuhup Raya bertajuk “Giat Gotong Royong Handep Pokat Sama Marasih Lowu”.
Frasa berbahasa Dayak tersebut bermakna bekerja bersama dengan hati tulus demi menciptakan lingkungan yang bersih dan harmonis.
Camat Barito Tuhup Raya, Sularno, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa program ini tidak sekadar kegiatan membersihkan lingkungan.
“Gotong royong menjadi agenda prioritas kami. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama serta membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
PHBS Jadi Inti Gerakan Lintas Sektor
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Staf kecamatan, siswa-siswi SMA Barito Tuhup Raya, aparat Desa Makunjung, serta tim UPTD Puskesmas Makunjung turut ambil bagian.
Mereka membersihkan drainase, fasilitas umum, dan permukiman warga sambil mengampanyekan pentingnya penerapan PHBS.
Perwakilan UPTD Puskesmas Makunjung menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Lingkungan bersih adalah bagian dari upaya pencegahan penyakit. Kami siap mengawal melalui edukasi berkelanjutan agar PHBS menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial,” ungkapnya.
Standar Baru Kebersihan Fasilitas Publik
Camat Sularno juga menginstruksikan seluruh kepala desa di wilayahnya untuk menjadikan kebersihan kantor dan fasilitas publik sebagai indikator kinerja. “Kebersihan adalah wajah pelayanan. Ruang publik harus nyaman, sehat, dan layak bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Usai kegiatan, panitia bersama mitra menyediakan camilan dan minuman sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta. Suasana kebersamaan yang hangat mencerminkan kuatnya modal sosial masyarakat di wilayah tersebut.
Dari Aksi Menuju Budaya
Pemerintah Kecamatan Barito Tuhup Raya menargetkan Handep Pokat Sama Marasih Lowu menjadi gerakan berkelanjutan.
Program ini diharapkan mampu melestarikan nilai gotong royong, mempercepat penerapan PHBS, serta menjadikan Batura sebagai contoh kolaborasi masyarakat dalam pembangunan.
“Lingkungan yang bersih akan melahirkan masyarakat yang sehat. Dari masyarakat yang sehat, akan tumbuh kerukunan. Itulah fondasi Batura yang maju dan berdaya saing,” pungkas Sularno. [Longking]

