MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di TK Negeri Soraya Juking Pajang tidak hanya diisi dengan kegiatan perlombaan. Selasa, 11/08/2026.
Momentum tersebut dimanfaatkan sekolah sebagai sarana pembelajaran bagi anak untuk menumbuhkan karakter, kemandirian, sportivitas, serta semangat kebersamaan.
Mengusung tema “Semangat Merdeka, Bersama Kita Bisa!”, Lomba Agustus 2026 TK Negeri Soraya Juking Pajang akan dilaksanakan pada 14 dan 15 Agustus 2026 di halaman sekolah. Sementara pendaftaran peserta dibuka pada 11 hingga 13 Agustus 2026.
Panitia menyiapkan enam jenis perlombaan yang diperuntukkan bagi peserta didik Kelas A dan Kelas B. Dari enam perlombaan tersebut, dua di antaranya dirancang khusus untuk melibatkan orang tua dan anak secara langsung.
Untuk Kelas A, perlombaan yang disiapkan meliputi melempar bola, membawa bendera, serta memasukkan bola ke dalam gelas. Sementara untuk Kelas B, peserta akan mengikuti lomba memasang baju seragam, kelereng, dan estafet kardus.
Setiap jenis permainan dirancang tidak hanya untuk memberikan hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif. Lomba melempar bola bersama orang tua, misalnya, diarahkan untuk melatih komunikasi dan koordinasi antara anak dan orang tua.
Lomba membawa bendera dapat membantu melatih fokus, keseimbangan, serta rasa tanggung jawab. Sementara permainan memasukkan bola ke dalam gelas ditujukan untuk mengasah kemampuan motorik halus dan ketepatan anak.
Pada Kelas B, lomba memasang baju seragam bersama orang tua diarahkan untuk membangun kemandirian dan kecepatan anak. Lomba kelereng melatih konsentrasi dan kesabaran, sedangkan estafet kardus menjadi sarana untuk menumbuhkan kemampuan bekerja sama dan solidaritas.
Guru Wali Kelas TK Negeri Soraya Juking Pajang, Sari Wahyuna, S.Pd., mengatakan kegiatan perlombaan seperti ini penting bagi perkembangan anak, terutama dalam membangun rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi.
“Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai motivasi bagi anak-anak. Di luar akademik, mereka belajar berani tampil, belajar menang dan kalah dengan sportif, serta belajar bahwa usaha sekecil apa pun layak diapresiasi. Ini merupakan investasi karakter,” ujar Sari Wahyuna.
Menurutnya, keterlibatan orang tua dalam perlombaan juga memberikan manfaat tersendiri. Selain mempererat hubungan antara orang tua dan anak, kegiatan tersebut dapat menciptakan pengalaman positif yang menjadi bagian dari proses tumbuh kembang anak.
“Ketika orang tua terlibat langsung, anak merasa mendapat dukungan. Dari sini terbangun rasa percaya diri sekaligus hubungan yang lebih kuat antara keluarga dan sekolah,” tambahnya.
Melalui rangkaian Lomba Agustus tersebut, TK Negeri Soraya Juking Pajang setidaknya ingin menanamkan tiga nilai utama kepada peserta didik, yakni semangat kebangsaan, sportivitas, dan kebersamaan.
Semangat kebangsaan ditanamkan melalui perayaan kemerdekaan yang dikemas dalam suasana menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak.
Sportivitas dibangun dengan mengajarkan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan, melainkan keberanian untuk berpartisipasi dan menghargai usaha.
Sementara nilai kebersamaan diwujudkan melalui sinergi antara sekolah, peserta didik, dan orang tua sebagai bagian penting dalam mendukung proses pendidikan anak.
Panitia juga menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian, usaha, dan partisipasi peserta.
Dengan demikian, setiap anak diharapkan tetap merasa dihargai, baik ketika menjadi juara maupun ketika belum memperoleh kemenangan.
Prinsip tersebut dirangkum dalam pesan yang menjadi semangat kegiatan, “Setiap usaha adalah kemenangan, setiap anak adalah juara.”
Melalui kegiatan ini, TK Negeri Soraya Juking Pajang menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari kegiatan sederhana dan menyenangkan.
Panggung perlombaan dalam suasana peringatan kemerdekaan pun menjadi ruang belajar bagi anak untuk mengenal kerja sama, keberanian, tanggung jawab, sportivitas, dan rasa cinta terhadap tanah air.
TK Negeri Soraya Juking Pajang berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh kegembiraan dan menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai pengalaman berharga yang membekas dalam proses tumbuh kembang mereka. [Longking]
Guru dan Orang Tua Berkolaborasi, TK Negeri Soraya Juking Pajang Jadikan Lomba Agustus Sebagai Ruang Pembentukan Karakter
Kegiatan pemerintah desa

