MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.AP., mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan di tengah tingginya intensitas cuaca ekstrem. Jum’at, 08/05/2026.
Ia menilai bahwa stabilitas kesehatan masyarakat merupakan fondasi penting bagi ketahanan daerah, sehingga kebersihan lingkungan harus menjadi prioritas yang dijalankan secara sistematis, mulai dari tingkat rumah tangga hingga kawasan permukiman.
Bebie menekankan pentingnya intervensi preventif berbasis data sebagai pendekatan utama. Program 3M Plus, menurutnya, perlu dikombinasikan dengan pemetaan titik rawan genangan, pengendalian vektor terpadu, serta inspeksi sanitasi secara berkala oleh kader kesehatan.
“Langkah sederhana seperti menguras, menutup, dan mendaur ulang wadah air terbukti mampu menurunkan indeks jentik. Jika dilakukan secara serentak dan terukur, beban kasus demam berdarah, diare, serta ISPA dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.
Selain aspek lingkungan, ia juga menyoroti pentingnya penguatan imunitas masyarakat. Asupan gizi seimbang, kecukupan cairan, manajemen tidur yang baik, serta aktivitas fisik rutin harus menjadi budaya dalam keluarga.
Bebie juga meminta puskesmas dan posyandu untuk memperkuat skrining dini pada kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, lansia, serta warga dengan penyakit penyerta (komorbid), agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Dari sisi kelembagaan, Ketua Komisi II DPRD Mura tersebut mendorong adanya konsolidasi lintas sektor yang terencana dan terstruktur. RT, kelompok masyarakat, pelaku usaha, hingga pemerintah desa diharapkan dapat menyusun kalender kerja bakti, mengelola bank sampah terpilah, serta membangun sistem pelaporan cepat berbasis partisipasi warga.
“Kesehatan itu penting dan mahal. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari semua pihak sangat diperlukan. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah desa untuk mengalokasikan anggaran tanggap cuaca, seperti penyediaan masker, cairan disinfektan, serta sarana cuci tangan portabel.
Dengan manajemen risiko yang profesional serta semangat gotong royong yang kuat, Bebie optimistis dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan.
“Ketika lingkungan terkelola dengan baik, data dimanfaatkan secara optimal, dan masyarakat teredukasi, maka ketahanan kesehatan daerah akan meningkat. Pencegahan adalah investasi paling rasional untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Murung Raya,” pungkasnya. [Longking]
Hadapi Cuaca Ekstrem, Ketua Komisi II DPRD Mura Bebie Tekankan Kewaspadaan dan Gerakan Lingkungan Sehat
Kegiatan pemerintah

