MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kepada dinas badan pemberdayaan masyarakat desa, kabupaten Murung Raya, Mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menggalakkan budaya gotong royong, Puruk cahu, kabupaten Murung Ray. Senin, 03/03/2025.
Kepala dinas BPMD Mura, Dra.Linda kristiane, Menyampaikan bahwa Gotong royong merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila, yang menjadi spirit atau semangat dalam persatuan dan pembangunan bangsa. Dengan gotong royong, semua bergerak dan saling membantu tanpa memandang ras, suku, ataupun golongan, untuk memperkuat persatuan bangsa dan pembangunan di seluruh wilayah lingkup kabupaten Murung Raya,” Ujar Linda.
“Ia juga menambahkan Kalau saja kita menggali sejarah tentang bagaimana dahulu nya negara Indonesia berdiri, karena adanya persatuan dan kesatuan, yang menjadi spirit adalah Pancasila, hal tersebut bisa di ambil dari khidmat kebersamaan dalam spiritnya gotong royong. Hingga menjadi sejarah kemerdekaan.
Mulai dari Saat nya ini marilah kita galakkan dan menghidupkan kembali budaya gotong royong di seluruh unsur, baik dari berbagai suku, agama, ras,” ujar kadis bpmd, Mura.
Selain menjadi spirit dalam persatuan dan kesatuan bangsa, imbuhnya, gotong royong yang merupakan implementasi nyata nilai luhur Pancasila juga penting diterapkan dalam pembangunan. Daerah kabupaten Murung Raya yang kita cintai bersama ini,
Menurut Linda, nilai-nilai Pancasila dapat digunakan untuk akselerasi pembangunan di Mura.
Sehingga semua pihak bisa bergerak dengan saling membantu untuk membangun daerah menuju Murung Raya Emas 2030.
“Gotong royong adalah implementasi nilai-nilai Pancasila. Apalagi dalam membangun sesuatu kita harus menggandeng tangan dari semua stakeholder, semua ikut berpartisipasi, karena semua harus saling mengait. Sehingga nilai gotong royong menjadi spirit utama kita dalam bermasyarakat dan membangun,” kata nya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, gotong royong dan saling membantu dalam hidup bermasyarakat dan membangun bangsa Indonesia, adalah merupakan cita-cita founding father. Para bapak pendiri bangsa berharap semua saling bahu membahu, memeras keringat bersama-sama antara yang tua dengan yang muda, kaya dengan miskin, dan antara pemerintah pusat dan daerah hingga sampai ke setiap kecamatan dan desa desa.
“Itulah yang namanya gotong royong. Tidak memandang suku, ras, agama maupun golongan. Karena siapapun yang berdiri di bawah kibaran bendera Merah Putih, memiliki hak dan tanggung jawab yang sama, yakni menjaga dan mengamalkan Pancasila,” tandasnya. [Longking]
Kepala DPMD Mura Ajak Masyarakat Galakan Bergotong Royong
Kegiatan pemerintah

