MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya, Dr. Drs. Perdie M. Yoseph, M.A, memberi Apresiasi penuh terhadap pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-12 tingkat Kabupaten Murung Raya tahun 2025 yang digelar dipanggung utama Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Rabu (3/9/2025) malam. Kamis, 04/09/2025.
Menurut Ketum DAD Mura, Dr. Drs. Perdie, M.Y, M.A, STQ tidak hanya menjadi ajang pembinaan generasi Qur’ani, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Murung Raya.
“ Atas Nama Dewan Adat Dayak Mura Dan atas nama pribadi Saya Mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya kegiatan STQ ke 12 ini terkhusus bagi generasi muda yang dilibatkan langsung sebagai Peserta di acara setingkat STQ seperti ini. Dan menurut hemat saya pribadi kegiatan kegiatan yang seperti Ini sangat Bagus guna untuk memperkuat religi, ukhuwah Islamiyah, sekaligus memberikan Dedikasi didikan keagamaan bagi anak-anak generasi penerus di Murung Raya ini,” Tutur Perdie.
Ia menambahkan, kehadiran masyarakat lintas agama dalam pembukaan STQ menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan hanya milik umat Islam, melainkan juga menjadi momentum kebersamaan seluruh masyarakat Murung Raya Dari berbagai kalangan.
“Terlihat jelas yang hadir pada kegiatan ini bukan dari agama Islam saja, tetapi juga turut hadir tokoh masyarakat dan tokoh agama lainnya’ ini menunjukkan bentuk dukungan dari berbagai Suku Agama ras dan golongan dalam bentuk penghormatan dan penghargaan solidaritas keberagaman,
Dan Dari semua kalangan pun turut merasa senang karena kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses dan lancar,” jelasnya.
Dr. Drs Perdie, berharap para peserta(kafilah) yang hadir mewakili masing-masing 10 kecamatan se-Murung Raya bisa menunjukkan Bakat serta kemampuan terbaik mereka di setiap cabang lomba, sehingga nantinya dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga ketingkat nasional.” Tukasnya.
“Kami berharap Mudah-mudahan nanti juara-juara dari semua cabang bisa kita persiapkan untuk ikut di STQ maupun MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Dan saya percaya panitia serta dewan hakim bekerja profesional,” katanya.
Selain itu Mantan Bupati Murung Raya 2 Periode ini juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan STQ. Menurutnya, batasan usia yang diterapkan sudah tepat untuk menyiapkan kader Qur’ani yang akan melanjutkan estafet syi’ar Islammiah ini ke depannya.
“Dan Yang kita harapkan adalah melibatkan generasi muda. Jadi batasan usia itu bagus supaya terlihat jelas siapa yang akan melanjutkan nanti. Kita tidak hanya melihat siapa juara umum, tetapi yang lebih penting adalah keikutsertaan semua peserta dari 10 kecamatan. Ini luar biasa,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Perdie menilai STQ menjadi momentum yang sangat tepat di tengah maraknya isu dan pengaruh negatif media sosial yang kerap memecah belah bangsa.
“STQ ini hadir sebagai momentum untuk mempersatukan kita semua sebagai masyarakat Kabupaten Murung Raya, dan dari berbagai kalangan kita harus bersatu menjaga kesatuan dan persatuan yang harmonis dalam kerukunan Pancasila ,” pungkasnya. [Longking]
Ketua Umum DAD Murung Raya Apresiasi STQ ke-12 sebagai Momentum Persatuan Dalam Keberagaman
Kegiatan pemerintah

