Mandat Caretaker Berakhir, IMO DPC BS Gelar Muscab Pekan Depan

OTONOMI DAERAH412 Dilihat

BENGKULU SELATAN / SEMAKU.net — Ikatan Media Online (IMO) Indonesia DPC Bengkulu Selatan (BS) segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pekan depan.

Hal itu menyusul hampir berakhirnya masa kerja caretaker DPC BS yang dimandatkan IMO DPW Bengkulu kepada AKP (Purn) Tamsir Hasan.

“Mandat caretaker berakhir pada 20 November 2022 nanti. Jadi Muscab-nya harus kita laksanakan sebelum itu,” kata Tamsir membuka rapat pembentukan panitia Muscab di Kota Manna BS, Selasa (1/11) sore.

Dia menjelaskan, selain karena masa bakti caretaker hampir berakhir, Muscab harus terlaksana seiring langkah penyegaran organisasi di DPC BS setelah hampir setahun tidak memiliki struktur pengurus lengkap.

Selain itu, lanjut Tamsir, terpilihnya Ketua DPW Bengkulu sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP IMO-Indonesia pada Musyawarah Nasional (Munas) ke-1 di Jakarta, pada 26-28 Oktober lalu, juga berimplikasi mendorong pelaksanaan Muscab tepat waktu.

“Harus diakui terpilihnya orang-orang daerah menjadi pengurus harian di DPP membuat IMO tidak lagi terhalang jarak geografis. Kita merasa dimonitor 24 jam dalam sehari dari pekarangan rumah sendiri, pasti ketahuan dan malu kalau tidak becus urus anggota,” ujarnya.

Tamsir berharap, Muscab IMO Bengkulu Selatan benar-benar bisa terlaksana sesuai waktu dijadwalkan.

Dia meminta panitia yang telah ditunjuk segera mengumpulkan sumber daya yang dimiliki organisasi untuk menyukseskan ajang pemilihan pengurus DPC tersebut.

Informasi terhimpun, Tamsir menjadi caretaker DPC BS setelah Ketua DPW Bengkulu menerbitkan Surat Mandat Nomor 01/SM/DPW/IMO-Indonesia/BENGKULU/II/2022, bertanggal 1 Februari 2022.

Selama hampir 10 bulan mengemban amanah tersebut, purnawirawan Polri itu telah berhasil menyediakan sekretariat untuk DPC dan memfasilitasi sejumlah wartawan media anggota mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW).

Suksesnya Muscab pada pekan depan adalah pertaruhan terakhir bagi reputasi Tamsir di DPC BS, peniaga limbah pabrik minyak sawit (PKS) itu dikabarkan akan ditarik ke jajaran pengurus DPW Bengkulu.[imo-bkl]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *