Pemdes Konut Gencarkan Pencegahan Stunting Melalui Posyandu Rutin Dan Pembagian Susu

Kegiatan pemerintah desa

Otomatif6512 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Desa Konut, Kecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya, terus berupaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) rutin serta pembagian susu bagi anak yang mengalami stunting. Kamis, 15/10/2026.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekaligus mencegah dan menekan risiko stunting sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Konut tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para ibu bersama anak-anak mereka mengikuti rangkaian pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh kader Posyandu, kader balita dan remaja, bidan desa, serta tenaga kesehatan.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Konut, Hj. Endang, Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan masyarakat, khususnya dalam memantau tumbuh kembang anak dan meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.

Pelaksanaan Posyandu tidak hanya menjadi kegiatan rutin bulanan, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan serta edukasi mengenai pola asuh dan pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Dalam kegiatan tersebut, para kader Posyandu berperan aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari menimbang berat badan, mengukur tinggi badan balita, mencatat perkembangan anak, hingga memberikan edukasi kepada para ibu mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Salah satu perwakilan kader Posyandu mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan kesehatan dan perkembangan anak dengan rutin mengikuti kegiatan Posyandu setiap bulan.

“Anak-anak adalah anugerah sekaligus masa depan desa kita. Melalui kegiatan Posyandu ini, mari kita bersama-sama memantau tumbuh kembang anak, memberikan asupan gizi yang baik, serta tidak ragu berkonsultasi dengan kader maupun tenaga kesehatan apabila terdapat masalah kesehatan. Ibu sehat, anak kuat, desa pun menjadi hebat,” ujarnya.

Para kader juga mengingatkan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun, yang dikenal sebagai periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini merupakan masa penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta mencegah risiko stunting.

Adapun pelayanan yang diberikan dalam kegiatan Posyandu tersebut meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta edukasi mengenai pemenuhan gizi, pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI), dan pola asuh yang tepat.

Selain itu, Pemerintah Desa Konut juga mendukung pemberian susu bagi anak yang mengalami stunting maupun anak yang berisiko mengalami gangguan pertumbuhan. Pemberian susu tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemenuhan gizi yang perlu disertai dengan pemantauan pertumbuhan dan pendampingan dari tenaga kesehatan.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui kerja sama antara kader Posyandu, kader balita dan remaja, bidan desa, serta tenaga kesehatan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Kepala Desa Konut, Hj. Endang, menegaskan bahwa Pemerintah Desa akan terus berupaya menjaga keberlanjutan program Posyandu dan pencegahan stunting melalui sinergi dengan kader, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta Puskesmas.

“Kesehatan anak merupakan investasi bagi masa depan desa. Melalui kegiatan Posyandu rutin dan pembagian susu ini, kami berharap anak-anak di Desa Konut dapat tumbuh sehat, cerdas, dan kuat.

Kami akan terus mendukung upaya pencegahan stunting melalui kerja sama dengan seluruh pihak terkait. Ini merupakan ikhtiar bersama untuk mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Hj. Endang.

Masyarakat menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap program Posyandu serta pemberian dukungan gizi bagi anak dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Konut berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat.

Dengan keterlibatan aktif pemerintah desa, kader kesehatan, tenaga medis, dan keluarga, upaya pencegahan stunting di Desa Konut diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *