MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Festival Bagarakan Sahur yang diselenggarakan di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Wakil Ketua I DPRD Murung Raya (Mura), Dina Maulidah, S.HI., berharap festival ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan semakin semarak dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Senin, 24/03/2025.
Menurut Dina kegiatan ini tidak hanya melestarikan tradisi membangunkan sahur, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Ia menilai bahwa seiring perkembangan zaman, tradisi ini mulai ditinggalkan, sehingga diperlukan upaya kreatif untuk tetap menjaganya.
“Kegiatan seperti ini sangat positif, terutama dalam memperkenalkan budaya Islami kepada generasi muda. Saya berharap festival ini dapat terus diadakan setiap tahun dan semakin melibatkan berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.
Dina juga mengapresiasi kreativitas para peserta festival yang menampilkan berbagai inovasi dalam membangunkan sahur. Festival yang digagas oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Murung Raya ini, menurutnya, tidak hanya membawa keseruan tetapi juga memiliki dampak sosial yang positif, terutama dalam mengarahkan anak-anak muda ke aktivitas yang lebih bermanfaat.
“Melalui festival ini, anak-anak muda dapat menyalurkan energi mereka dalam kegiatan yang membangun, sekaligus menghindarkan mereka dari pergaulan negatif,” tambah politisi PKB itu.
Ia pun mendorong agar festival semacam ini semakin berkembang dengan menambahkan variasi kegiatan Islami lainnya, seperti lomba seni religi, pemilihan dai muda, dan berbagai kegiatan edukatif untuk menyemarakkan bulan Ramadhan.
Sementara itu, Ketua ICMI Murung Raya, Lukmanul Hakim, mengungkapkan bahwa festival ini sudah memasuki tahun kedua penyelenggaraannya dan berencana dijadikan sebagai agenda tahunan.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dari banyaknya peserta yang ikut serta. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, terutama Pemerintah Kabupaten Murung Raya,” kata Lukman.
Dalam festival ini, kompetisi dibagi menjadi dua kategori, yaitu tradisional dan modern. Pada kategori tradisional, juara pertama diraih oleh kelompok Al Ikhlas, diikuti oleh ibu-ibu Al Jihad di posisi kedua, Al Huda B sebagai juara ketiga, dan pemuda Bukit Tinggi sebagai juara favorit.
Untuk kategori modern, juara pertama diraih oleh Al Huda A, diikuti oleh Majelis Nurul Huda di posisi kedua, Langgar Raudatul Jannah di posisi ketiga, serta SMAN 1 Puruk Cahu sebagai juara favorit.
Dengan semakin besarnya dukungan terhadap Festival Bagarakan Sahur, harapannya kegiatan ini dapat menjadi salah satu ikon budaya lokal yang memperkuat nilai kebersamaan dan semangat keislaman di Murung Raya setiap bulan Ramadhan. [Longking]
Pemerintah Mura Laksanakan Festival Bagarakan Sahur Mendapat Apresiasi Oleh Berbagai Pihak
Kegiatan pemerintah

