Pemkab Murung Raya Siagakan 19 Titik Layanan Oksigen Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menyiagakan 19 titik layanan oksigen gratis bagi masyarakat. Rabu, 02/09/2026.

Fasilitas tersebut disiapkan sebagai bentuk pelayanan dan antisipasi terhadap potensi meningkatnya gangguan kesehatan masyarakat seiring menurunnya kualitas udara akibat kabut asap.

Langkah tersebut disampaikan Bupati Murung Raya Heriyus melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, dr. Suwirman Hutagalung.

19 TITIK LAYANAN OKSIGEN

Menurut dr. Suwirman, sebanyak 19 titik layanan oksigen telah disiapkan dan tersebar di sejumlah wilayah agar dapat dijangkau masyarakat yang membutuhkan.

Dari jumlah tersebut, 17 titik berada di UPTD Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Murung Raya. Sementara dua titik lainnya berada di Kantor PMI Puruk Cahu, yang berlokasi di depan RSUD Puruk Cahu, serta Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya.

Adapun 17 UPTD Puskesmas yang menyediakan layanan oksigen tersebut meliputi:

UPTD Puskesmas Puruk Cahu
UPTD Puskesmas Puruk Cahu Seberang
UPTD Puskesmas Mangkahui
UPTD Puskesmas Datah Kotou
UPTD Puskesmas Tumbang Bantian
UPTD Puskesmas Konut
UPTD Puskesmas Saripoi
UPTD Puskesmas Tumbang Olong
UPTD Puskesmas Muara Joloi
UPTD Puskesmas Muara Laung
UPTD Puskesmas Muara Tuhup
UPTD Puskesmas Batu Bua
UPTD Puskesmas Makunjung
UPTD Puskesmas Tumbang Lahung
UPTD Puskesmas Tumbang Kunyi
UPTD Puskesmas Lopo Mambuh
UPTD Puskesmas Betang Barigas

Layanan terapi oksigen tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, menyesuaikan jam operasional fasilitas pelayanan kesehatan.

WARGA DIMINTA SEGERA MEMERIKSAKAN DIRI

dr. Suwirman mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap agar tidak mengabaikan gejala dan segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

“Warga yang merasa sesak napas, batuk terus-menerus, iritasi mata dan tenggorokan, pusing, atau badan terasa lemas, silakan datang ke posko atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan terapi oksigen secara cepat dan gratis,” tegasnya, Senin(31/08).

Menurutnya, penyediaan layanan tersebut merupakan bagian dari langkah antisipatif pemerintah daerah untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan yang lebih serius.

Selain itu, layanan ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban rujukan ke RSUD serta mencegah kondisi kesehatan warga berkembang menjadi keadaan gawat darurat.

“Datang saja ke rumah oksigen yang disediakan jika merasakan dampak kabut asap ini. Kami dari jajaran Dinas Kesehatan dan seluruh tenaga medis siap melayani dengan sepenuh hati demi keselamatan dan kesehatan masyarakat Murung Raya,” pungkas dr. Suwirman.

Pemkab Murung Raya berharap keberadaan 19 titik layanan oksigen tersebut dapat memberikan akses pertolongan yang lebih cepat bagi masyarakat, khususnya warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, serta segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami keluhan pernapasan. [Longking]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *