MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota DPRD kabupaten Murung Raya, Dari fraksi PKS IMANUDIN, S.Pd.i, menggarisbawahi, bahwa penyelenggaraan pilkada Bupati dan wakil Bupati Mura periode, 2024-2029 akan menjadi pengalaman penting sebelum kita sampai pada tanggal dan bulan yang Sudah di tentukan oleh KPUD Murung Raya. Jum’at, 04/10/2024.
pada Pemilu legislatif Serentak di 4 April 2024 Yang lalu Untuk itu, kita harus siapkan momen demokrasi itu sebaik-baiknya. Pengalaman melaksanakan Pemilu serentak apat menjadi rujukan dalam pemilu serentak berikutnya serta untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu Kada Serentak di Tahun 2024 ini, ” tukas Imanudin.
Imanudin S.Pd.i, Anggota DPRD kabupaten Murung Raya dari politisi PKS ini mengingatkan agar persiapan dilakukan semuanya lebih awal, terutama aturan mainnya.
Untuk itu, sebagai wakilnya rakyat Kabupaten Murung raya saya himbaukan kepada semua elemen untuk bekerjasama dengan saling berkontribusi terhadap penanganan kasus pelanggaran Pemilu serta mencegah mengantisipasi terjadinya satu hal yang sama sekali tidak kita inginkan terjadi.
Guna untuk melakukan berbagai instrumen pelaksanaan pemilihan umum yang damai dan kondusif dan senada seiring dengan apa yang sudah di sampaikan dari dini oleh KPU dan Bawaslu, sebagaimana dirilis dalam siaran wartawan pers Tim Komunikasi, ” ujarnya Imanudin.
Dari satu Pemilu ke Pemilu yang lain, dari satu Pilkada ke Pilkada yang lain, kita semua melihat bahwa Rakyat Daerah kabupaten Murung Raya sudah semakin matang dalam berdemokrasi. Terus mengingatkan kepada kita semua agar dapat menjaga dan merawat kepercayaan rakyat terhadap proses demokrasi Pilkada serentak 27 Desember 2024 mendatang.
Kita harus memastikan kualitas pelaksanaan Pemilihan Umum di Murung Raya ini terus meningkat, harus mampu dari waktu ke waktu Saya yakin dengan kerja keras kita bersama saudara-saudara sekalian, penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 bisa berjalan dengan aman, damai, dan demokratis.
“Harapan Rakyat Daerah kabupaten Murung Raya untuk Pilkada Serentak yang damai dan kondusif dan lahirnya seorang pemimpin Daerah yang berkualitas bermartabat Amanah.
Pilkada serentak di akhir tahun 2024 merupakan salah satu agenda penting dalam perjalanan demokrasi kita di tingkat lokal. Karena Rakyat daerah akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak. Satu hal yang terpenting dan harus selalu kita ingat ketika menyongsong momen demokrasi lokal ini adalah harapan dari seluruh rakyat.
Harapan rakyat agar Pilkada bisa menjadi wahana pemenuhan hak-hak politik rakyat secara langsung, inklusif, dan demokratis,
Harapan rakyat lainnya, kata Imanudin, adalah agar rotasi pemimpin pemerintah daerah berjalan secara aman, damai, jujur dan adil sesuai pilihan rakyat serta agar Pilkada dapat menghasilkan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih yang memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi.
Sesuai Harapan rakyat agar Pilkada menjadi pintu gerbang untuk mewujudkan pemerintahan daerah yang efektif guna mempercepat peningkatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat di daerah.
Semua harapan rakyat untuk mewujudkan Pilkada serentak yang aman, damai, dan demokratis berada di pundak kita semuanya.
Untuk itu, kepada seluruh jajaran DPRD aparat keamanan, menginstruksikan, untuk selalu siap siaga menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilkada serentak. Berlangsung serta instruksikan kepada semua’ pihak dalam lingkup daerah rawan gangguan keamanan. Lakukan langkah antisipasi.
Anggota DPRD kabupaten Murung Raya meminta kepada para Kepala Badan Intelijen Daerah, agar melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap potensi konflik selama periode Pilkada serentak.
Kepada jajaran KPU, Bawaslu, dan Panwaslu, ia juga meminta kerjasamanya dalam memastikan hak-hak politik rakyat bisa dijamin dengan baik. Lakukan koordinasi terus menerus dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah agar penyelenggaraan dapat berjalan dengan aman dan lancar, terutama dalam penyusunan Daftar Pemilih Tetap, kampanye, penyiapan distribusi logistik, pengamanan proses pemberian suara maupun pasca pemungutan suara.
“Saya berharap KPU dan Bawaslu bisa menjaga profesional dan independensinya sehingga Pilkada berjalan secara jujur dan adil terbuka,”tutupnya. [Longking]

