MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Perubahan zaman terus menghadirkan tantangan baru di berbagai sektor kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur. Kamis, 10/09/2026.
Kondisi tersebut membutuhkan keberanian untuk menghadirkan gagasan dan kebijakan yang mampu menjawab persoalan masyarakat secara nyata.
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memaknai kebijakan bukan sekadar sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Inisiatif kebijakan adalah solusi untuk mengatasi berbagai problem yang bermunculan sebagai isu dari semua segi. Ia lahir dari kepedulian dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Rumiadi.
Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu, seperti kemiskinan, stunting, pengangguran dan kesenjangan layanan publik, tidak cukup diselesaikan melalui rutinitas semata.
Diperlukan gagasan baru, langkah nyata serta keberanian untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kebijakan yang belum memberikan dampak optimal bagi masyarakat.
Kebijakan yang Lahir dari Kepedulian untuk Rakyat
Bagi Rumiadi, arah setiap keputusan dan kebijakan harus memiliki tujuan yang jelas, yakni memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Kebijakan yang kita ambil semata-mata demi kesejahteraan masyarakat. Ini adalah salah satu solusi untuk menjawab keresahan, kebutuhan dan harapan rakyat Murung Raya dengan cara yang bijak dan manusiawi,” tuturnya.
Menurutnya, inisiatif kebijakan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, mulai dari regulasi yang memberikan perlindungan kepada masyarakat, program pemberdayaan, hingga pengawalan anggaran agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat dan tidak meninggalkan masyarakat di lapisan bawah.
“Jika ada program yang belum menyentuh keluarga paling bawah, mari kita duduk bersama dan memperbaikinya. Jika ada aturan yang dirasa memberatkan, mari kita evaluasi dengan kepala dingin. Karena tujuannya satu, yaitu kebaikan bersama,” tegasnya.
Harmoni Langkah DPRD dan Pemerintah Daerah
Rumiadi menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan semangat kebersamaan, gotong royong serta mengesampingkan kepentingan sektoral dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
Menurutnya, persoalan masyarakat memiliki keterkaitan satu sama lain. Upaya menurunkan angka stunting, misalnya, tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga menyangkut pemenuhan gizi, edukasi kepada orang tua serta ketersediaan air bersih dan sanitasi.
Begitu pula dengan persoalan pengangguran yang membutuhkan dukungan investasi, peningkatan keterampilan tenaga kerja serta iklim usaha yang kondusif.
“Karena itu kita membutuhkan inisiatif kebijakan yang komprehensif. Tidak parsial dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Harus terpadu, terukur dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ungkap Rumiadi.
Keberhasilan Kebijakan Diukur dari Manfaat bagi Masyarakat
Rumiadi juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah kebijakan tidak semata-mata diukur dari banyaknya dokumen yang dihasilkan ataupun jumlah rapat yang dilaksanakan.
Menurutnya, ukuran paling nyata adalah sejauh mana kebijakan tersebut memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari wilayah perkotaan Puruk Cahu hingga desa-desa di pelosok Murung Raya.
“Semoga setiap kebijakan yang kita lahirkan bukan hanya tertulis, tetapi juga dihidupi. Bukan hanya didengar, tetapi juga dirasakan. Karena pada akhirnya, tugas kita adalah menghadirkan rasa aman, rasa cukup dan rasa diperhatikan bagi seluruh rakyat Murung Raya,” harapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, DPRD Kabupaten Murung Raya berkomitmen terus menjalankan fungsi representasi, pengawasan dan penganggaran secara bertanggung jawab.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Murung Raya yang lebih maju, adil dan berkelanjutan. [Longking]

