Rumiadi Turun Langsung Padamkan Karhutla, Tegaskan Kolaborasi dan Pencegahan Jadi Kunci

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., dengan turun langsung membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kawasan Jalan Gajah Mada, Puruk Cahu, Rabu (6/8/2026) malam. Jum’at, 07/08/2026.

Kehadiran Rumiadi di lokasi menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya penanganan Karhutla sekaligus menegaskan bahwa pengendalian kebakaran merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, DPRD, aparat, relawan, dan masyarakat.

Setibanya di lokasi, Rumiadi tidak hanya memberikan arahan kepada petugas, tetapi juga ikut terlibat dalam proses pemadaman dengan memfokuskan penyemprotan pada titik-titik api agar tidak meluas ke lahan warga maupun kawasan permukiman.

“Saat petugas dan masyarakat sudah bekerja di lapangan, DPRD harus hadir. Kecepatan penanganan hari ini akan menentukan seberapa besar kerugian yang bisa kita cegah,” ujar Rumiadi.

Kehadiran Ketua DPRD tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai keterlibatan langsung pimpinan DPRD menjadi penyemangat bagi personel BPBD dan para relawan yang telah berjibaku memadamkan api sejak sore hari.

Dalam kesempatan itu, Rumiadi menegaskan komitmen DPRD Murung Raya untuk terus mengawal penguatan kapasitas BPBD, baik melalui dukungan anggaran, penyediaan sarana dan prasarana, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana.

Menurutnya, keberhasilan mengendalikan Karhutla tidak hanya bergantung pada upaya pemadaman, tetapi juga pada kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk mencegah munculnya titik api.

“Memadamkan api memang penting, tetapi mencegah jauh lebih penting. Kita harus membangun budaya sadar bencana. Setiap jengkal lahan yang rawan harus dikelola dengan bijak agar tidak menjadi sumber kebakaran,” tegasnya.

Rumiadi juga mengimbau masyarakat untuk proaktif membuat sekat bakar pada kawasan yang berbatasan dengan hutan maupun lahan rawan terbakar.

Selain itu, setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan api diharapkan terlebih dahulu dikoordinasikan dengan pemerintah desa, BPD, maupun BPBD agar dapat dilakukan pengawasan dan langkah antisipasi.

Ia menambahkan bahwa tindakan sederhana, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan serta segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api, merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mencegah meluasnya kebakaran.

“Api kecil yang kita sepelekan bisa melahap masa depan anak cucu kita. Mari bersama-sama menjaga Murung Raya tetap hijau, aman, dan lestari. Lingkungan yang kita jaga hari ini adalah warisan berharga bagi generasi mendatang,” pungkas Rumiadi. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *