Runy Hadiri Dialog Publik di Jakarta, BAPEMPERDA DPRD Murung Raya Dorong Perda Berbasis Aspirasi Masyaraka

Kegiatan pemerintah

UTAMA6673 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) DPRD Kabupaten Murung Raya, Runy, menghadiri Dialog Publik yang digelar di salah satu hotel di Jakarta. Jum’at, 16/07/2026.

Kehadiran Runy dalam forum tersebut merupakan undangan sebagai peserta sekaligus representasi unsur legislatif dalam menyerap aspirasi masyarakat Murung Raya yang berada di perantauan.

Dialog publik tersebut bukan merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh DPRD Kabupaten Murung Raya, melainkan forum yang mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan asal Murung Raya yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya.

Mengusung tema dialog publik dengan nuansa budaya Dayak, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menghimpun berbagai masukan, menyamakan persepsi, serta merumuskan rekomendasi bagi pembangunan daerah dan pembentukan regulasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Runy menegaskan bahwa kehadiran BAPEMPERDA merupakan bagian dari komitmen DPRD dalam memastikan setiap rancangan peraturan daerah (Raperda) disusun berdasarkan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat.

“Peraturan daerah yang berkualitas tidak lahir di ruang tertutup. Regulasi harus dibangun dari aspirasi masyarakat. Melalui dialog seperti ini, kami ingin memastikan setiap Raperda yang dibahas benar-benar mampu menjawab persoalan di lapangan, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat Murung Raya, baik yang tinggal di daerah maupun yang berada di perantauan,” ujar Runy.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai isu strategis daerah, di antaranya pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor ekonomi masyarakat, hingga upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan partisipatif.

Runy mengatakan seluruh aspirasi, saran, dan masukan yang disampaikan peserta akan menjadi bahan pertimbangan BAPEMPERDA dalam proses penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) maupun pembahasan Raperda di DPRD Kabupaten Murung Raya.

“Sinergi antara legislatif, eksekutif, akademisi, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci lahirnya regulasi yang berkualitas. Dengan melibatkan semua pihak, kami optimistis kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Melalui keikutsertaan dalam dialog publik tersebut, BAPEMPERDA DPRD Kabupaten Murung Raya diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan proses legislasi yang partisipatif, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, sehingga setiap produk hukum daerah mampu menjawab tantangan pembangunan serta kebutuhan warga Murung Raya secara berkelanjutan. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *