MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Sekretaris Daerah Murung Raya, Dr.Drs. Hermon, M.si, mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kelistrikan, menyusul cuaca ekstrem yang melanda di beberapa wilayah dalam lingkup kabupaten Murung Raya. Sabtu, 19/04/2025.
“Data menunjukkan bahwa baru baru ini khususnya dalam kota Puruk cahu, ada beberapa buah rumah warga yang hangus terbakar di dua kecamatan, kasus tersebut itu menurut laporan warga yang enggan disebutkan namanya, tidak mustahil terjadi akibat konslesting kabel listrik PLN aktiv ,, dan hal yang paling tragisnya lagi salah satu korban berjenis kelamin perempuan An (Rd) seorang bidan, dia temukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di kamar mandi yang juga akibat korsleting listrik.
Sekretaris Daerah (SEKDA) kabupaten Murung Raya, Dr.Drs.Hermon, M.si, mengingatkan pentingnya menjaga keamanan selama musim hujan biasanya diwarnai hujan deras pastikan kabel listrik dan terminal listrik jauh dari jangkauan anak-anak dan tidak terendam air, dan sebelum menggunakan listrik hendaknya terlebih dahulu memastikan kabel kabel yang masih aktif tidak ada yang terputus dan sambungan kabel tidak beresiko konslesting yang bisa beresiko memicu kebakaran dan kesetrum listrik,” ucapnya pada media (91/04/2025).
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman minimal 3 meter dari Jaringan Listrik Tegangan Menengah (JTM). Jika ada pohon, bangunan, spanduk dan lainnya yang mengenai jaringan listrik, segera laporkan ke PLN agar dapat ditangani,” jelas Hermon.
Di kota Puruk cahu sedang di genangan air banjir hingga menjadi pusat perhatian pemerintah utama. Hermon, menegaskan agar Pihak PLN akan segera melakukan pengamanan kelistrikan jika instalasi listrik terdampak banjir.
Dan memutus sementara aliran listrik demi keselamatan bersama hingga genangan Airnya surut dan kondisi dinyatakan aman. PLN terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait untuk memastikan listrik kembali menyala sesegera mungkin setelah situasi terkendali,” ungkapnya.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga akhir April 2025.
Ia juga berharap agar Masyarakat jangan gegabah menangani potensi bahaya kelistrikan, terutama pada trafo, jaringan listrik, atau saat terjadi banjir dan bencana alam.
“Listrik bisa sangat berbahaya jika ditangani tanpa keahlian, jika menemukan potensi bahaya kelistrikan. Ssegera laporkan melalui aplikasi PLN Mobile pada menu ‘Info Kelistrikan,’ atau hubungi Contact Center PLN. Aduan juga dapat disampaikan melalui media sosial resmi, atau bila masih memahami cara untuk menghubungi Pihak PLN, maka masyarakat bisa menginformasikan lewat media sosial Facebook group dan chating WhatsApp grup karena di group sudah pasti diantar ada warga yang lebih mengerti, dan jangan sekali kali untuk memberanikan diri mengambil resiko, sebaik-baiknya sikap yang kita ambil adalah menyerah kepada ahlinya di bidang kelistrikan,” tutupnya Hermon. [Longking]
Sekda Hermon, Himbaukan Pada Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Listrik
Kegiatan pemerintah

