Suasana Haru Warnai Penyambutan Jemaah Haji Murung Raya di Masjid Al-Istiqlal Puruk Cahu

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu pada Minggu (22/6/2025), saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab Mura) Murung Raya menggelar acara penyambutan jemaah haji tahun 2025. Senin, 23/06/2025.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, didampingi jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para jemaah beserta keluarga, serta tamu undangan lainnya.

Kedatangan para jemaah disambut dengan lantunan hadrah dan prosesi bersalam-salaman yang penuh rasa syukur. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari sejumlah pihak.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan rasa syukur atas kembalinya seluruh jemaah haji Murung Raya dalam keadaan sehat dan selamat. Ia juga mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat sejak awal persiapan hingga proses pemulangan.

Kami bangga dan bersyukur karena seluruh jemaah dapat kembali dengan selamat. Ini adalah buah dari kerja sama dan koordinasi yang baik lintas instansi,” ujar Bupati Heriyus.

Lebih lanjut, ia berharap agar pengalaman ibadah haji yang dijalani dapat membawa dampak positif bagi kehidupan sosial para jemaah di tengah masyarakat.

Jadilah haji dan hajjah yang mabrur. Tunjukkan keteladanan dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Itu yang paling penting setelah pulang dari Tanah Suci,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyambutan Jemaah Haji, Nizam Candrapati, melaporkan bahwa pemulangan jemaah berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, tim kesehatan, dan aparat keamanan.

Ia menyebutkan, dari total 63 jemaah asal Murung Raya, sebanyak 41 orang tiba langsung di Puruk Cahu, sementara 12 lainnya masih berada di Banjarmasin dan Amuntai untuk keperluan pribadi. Meski belum seluruhnya tiba, seluruh jemaah dilaporkan dalam kondisi sehat.

“Acara penyambutan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga simbol kebersamaan masyarakat Murung Raya dalam merayakan selesainya perjalanan spiritual para tamu Allah. [Longking]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *