Tanggap Darurat: BPBD Murung Raya Bersihkan Tumpahan Pasir di Bundaran Batu Bara, Cegah Potensi Kecelakaan Lalu Lintas

Kegiatan pemerintah

Otomatif1702 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait tumpahan material pasir di kawasan Bundaran Batu Bara. Senin, 06/07/2026.

Bersama unsur Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), personel BPBD melakukan pembersihan guna mencegah potensi kecelakaan lalu lintas.

Langkah cepat tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan gangguan umum BPBD yang mengutamakan keselamatan masyarakat serta kelancaran akses transportasi.

Tumpahan pasir yang menutupi sebagian badan jalan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Kondisi menjadi semakin berisiko saat hujan karena material pasir dapat bercampur dengan air dan lumpur sehingga membuat permukaan jalan licin.

Sebelum melakukan pembersihan, tim BPBD terlebih dahulu melaksanakan asesmen cepat di lokasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Bundaran Batu Bara merupakan salah satu titik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena menjadi persimpangan utama dengan arus lalu lintas yang padat, termasuk kendaraan angkutan material dan aktivitas masyarakat.

Dalam proses penanganan, petugas bekerja sesuai prosedur dengan menggunakan perlengkapan keselamatan kerja (K3).

Tahapan yang dilakukan meliputi pengamanan lokasi melalui pemasangan rambu peringatan dan traffic cone, pembersihan material pasir menggunakan peralatan manual serta kendaraan operasional, penyiraman jalan untuk menghilangkan sisa debu, hingga pemantauan kondisi lalu lintas setelah pekerjaan selesai.

“Kami tidak menunggu sampai terjadi korban baru bertindak. Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi. Sesuai SOP, penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Murung Raya, Fitrianul Fahriman.

Fitrianul juga mengingatkan perusahaan maupun pengemudi kendaraan angkutan material agar selalu mematuhi ketentuan dengan menutup muatan menggunakan terpal guna mencegah material berceceran di jalan.

“Kami mengimbau seluruh perusahaan dan pemilik kendaraan angkutan agar memastikan muatan ditutup rapat. Jangan sampai kelalaian kecil justru membahayakan pengguna jalan lain. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Proses pembersihan berlangsung sekitar 45 menit hingga seluruh material berhasil disingkirkan dan kondisi jalan kembali aman dilalui. Arus lalu lintas di Bundaran Batu Bara pun kembali normal.

BPBD Murung Raya menilai keberhasilan penanganan tersebut tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat yang segera melaporkan adanya potensi bahaya di jalan.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting.

Kami mengajak warga untuk segera melaporkan apabila menemukan gangguan seperti tumpahan material, pohon tumbang, banjir, maupun kondisi lain yang dapat membahayakan keselamatan. BPBD siap memberikan pelayanan selama 24 jam,” pungkas Fitrianul.

Melalui respons cepat tersebut, BPBD Kabupaten Murung Raya berharap Bundaran Batu Bara tetap menjadi jalur transportasi yang aman, nyaman, dan terbebas dari potensi kecelakaan akibat gangguan di badan jalan. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *