Titik Api Kembali Muncul di Desa Karali, Bupati Heriyus Turun Langsung ke Lokasi Tengah Malam

Kegiatan pemerintah

Berita8251 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya. Selasa, 22/09/2026.

Titik api terpantau sekitar pukul 21.36 WIB. Kondisi tersebut membuat tim gabungan kembali bergerak melakukan penanganan di tengah kondisi malam dan asap yang menyelimuti lokasi.

Tidak menunggu hingga pagi, Bupati Murung Raya Heriyus, S.E., turun langsung ke lokasi untuk memantau penanganan karhutla. Kehadiran Bupati di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepada personel gabungan yang masih berjibaku melakukan pengendalian api.

Bupati Heriyus memastikan penanganan karhutla terus dilakukan sesuai kondisi di lapangan. Pemerintah daerah bersama unsur terkait juga terus memantau perkembangan titik api guna mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, personel gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, TNI, dan Brimob masih berada di lokasi.

Tim melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk penyekatan dan pemadaman, serta melakukan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

“Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan melakukan penanganan sesuai situasi yang dihadapi. Kami siaga 24 jam,” ujar salah satu sumber di lapangan.

Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Murung Raya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terlebih kondisi kabut asap dapat berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Berbagai langkah penanganan dan pencegahan juga terus dilakukan, termasuk pembagian masker serta penyediaan fasilitas Rumah Oksigen Gratis oleh Dinas Kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Imbau Warga Waspadai Titik Api
Bupati Heriyus mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Tanah Siang dan wilayah sekitarnya, agar meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Jika menemukan titik api sekecil apa pun, jangan ditunda. Segera laporkan kepada petugas BPBD, TNI, Polri, atau aparat desa terdekat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat sebelum api membesar,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, petugas penanggulangan bencana, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah meluasnya kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi munculnya titik api, terutama selama kondisi cuaca kering dan angin yang dapat mempercepat penyebaran api.

Dengan keterlibatan seluruh pihak, upaya penanganan karhutla diharapkan dapat berjalan cepat dan efektif sehingga dampak terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *