Tahapan Pembangunan Saluran Pembuangan Air/ Irigasi, Jalan Pelita Manyong

Jalan Pelita Manyong, lintas kabupaten/kota, kecamatan dan desa

Berita108 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Telah berjalan proses pembuatan jalur pembuangan air/irigasi jalan pelita manyong, yang dilakukan oleh Dinas PUPR Kabupaten Murung Raya. Dan yang mana dibantu oleh perangkat kecamatan Tanah siang. Senin, 30/09/2024.

Jalan lintas kabupaten/kota lintas kecamatan dan desa, dibuat dengan tujuan untuk mempermudah mengelola sistem Irigasi dengan lebih efektif.

” jalur irigasi merupakan sebuah representasi visual sesuai gambar yang di buat oleh konsultan dari Dinas instansi pemerintah daerah kabupaten Murung Raya, menunjukkan secara detail jaringan saluran air yang digunakan untuk pembuangan air yang sebelumnya mengalirkan tanah berlumpur ke permukaan badan jalan Pada saat musim penghujan, dan irigasi ini sangat berfungsi. 

Mengingat jalan pelita manyong adalah salah’ satu jalan pintas penghubung antara Kabupaten Menuju kecamatan dan desa. 

Dan sistem irigasi, yang tengah di bangun ini dengan jumlah dana sebesar 100 juta rupiah, dan memakai matrial dari semen, pasir Uruk dan batu belah, guna untuk Mempermudah proses pembangunan maka pihak pemerintah Dinas instansi terkait, Menggunakan sistem serba express Yakni Menggunakan para ahli tukang beton. 

Mengatasi aliran air karena tingginya curah hujan dan sumber air lainnya yang selama ini beresiko tinggi bagi pengguna jalan licin dan berlumpur. 

Dengan adanya pembuatan irigasi ini, kita dapat mengalihkan aliran air secara lebih efektif dan efisien melalui tahap proses yang berkelanjutan. Dan di jamin tidak lagi bisa mengancam keselamatan para pengguna jalan, ” ungkap nya, Tono, kasi pembangunan dari kecamatan Tanah siang. 

Tono juga menyampaikan kepada pihak media suara akar rumput, Adanya peran yang sangat krusial dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pembuangan air ini juga dianggap sangat membantu dalam mempermudahkan warga masyarakat pengguna jalan pada saat berkendara. 

jalur irigasi dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan Pemerintah Kabupaten Murung Raya pengembangan jaringan irigasi baru atau perbaikan jaringan yang sudah ada. Melalui pengelolaan irigasi yang efisien juga dapat membantu menjaga kualitas lingkungan dan mencegah terjadinya degradasi dengan harapan semoga kedepannya bisa lebih di tingkatkan lagi dengan turab tebing beton guna untuk mencegah tanah longsor,” pungkasnya Tono. 

Saat ini proses pembuatan jalur irigasi menuju Desa sungai lunuk, kecamatan Tanah siang, telah melibatkan partisipasi aktif dari pihak media, elemen masyarakat. perangkat desa, BPD, yang telah berkontribusi dalam pengumpulan data informasi dan verifikasi informasi. Proses yang inklusif ini tidak hanya menghasilkan peta yang akurat, tetapi juga memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap kepentingan umum, ” tutupnya Tono, yang sekaligus pengawasan dari tingkat kecamatan Tanah siang. [Longking]


 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru