Warga Barito Tuhup Raya Usulkan Pembangunan SMK Negeri di Desa Batu Tojah

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pelaksanaan masa reses per kelompok di dapil masing-masing telah usai. Namun banyak aspirasi yang menjadi catatan kalangan DPRD kabupaten Murung Raya ketika turun ke lapangan, belum lama ini. Salah satu diantara usulan tersebut adalah Gedung SMK Negeri Desa Batu Tojah, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya. Rabu, 13/08/2025.

Menurut wakil rakyat dari Dapil II yang meliputi 3 (tiga) Kecamatan Yakni Kecamatan Tanah siang, Kecamatan Kecamatan Laung Tuhup dan kecamatan Barito Tuhup Raya, pihaknya menyempatkan diri berkunjung ke Desa Batu tojah. Dalam kegiatan bertemu secara langsung perangkat kecamatan, desa, serta masyarakat setempat.

“Kita bertemu Camat/ lurah / kepada Desa, dan tokoh masyarakat mereka menyampaikan beberapa keinginan, seperti perlunya SMK di  wilayah kecamatan Barito Tuhup Raya yang dibangun dalam wilayah desa setempat demi mempermudah Murid yang berada di beberapa desa terdekat ,” ujarnya. 

Bahkan warga telah menyediakan lahan yang cukup luas dan lebar, untuk pembangunan sekolah tersebut. Kondisi itu membuktikan betapa tingginya kepedulian pemerintah kecamatan/ kelurahan dan Aparatur pemerintah desa BPD serta tokoh masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat setempat.

Selain itu ada juga usulan dari masyarakat yang kebanyakan soal lini pendidikan. Seperti adanya harapan pengadaan perpustakaan sekolah untuk Sekolah (SMK).

“Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E, S.H, M.H, Menyampaikan hal semacam ini sudah mestinya mendapat respon dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya dan Disdikbud provinsi Kalimantan Tengah dimana kewenangan untuk SD dan SMP masih berada di lingkup tersebut. Sementara untuk SMA sendiri, berada di tingkat kabupaten pada kewenangan lingkup provinsi untuk saat ini. Maka SMK pun sudah selayaknya berada dalam wilayah kecamatan Barito Tuhup Raya ini,” Pungkasnya. 

Lalu disektor lainnya ada juga usulan dari Kades setempat, menyangkut transmigrasi. Keluhannya sebut saja belum adanya pembangunan Gedung SMK hingga saat ini, sehingga Anak Murid yang baru lulus SPM terpaksa harus melanjutkan pendidikannya ke tingkat kabupaten ada yang berangkat pagi pulang sore dan ada juga yang terpaksa harus menginap di rumah kontrakan selama tiga tahun oleh karena itulah kami mengusulkan agar dibangun gedung SMK di wilayah Desa’ ini demi meringankan beban orang tua wali murid dengan adanya gedung SMK di desa ini murid sekolah tidak lagi mengeluarkan bea transportasi dan bayar inap rumah kontrakan, ” Ujar kades

Apalagi apabila Mengingat tingginya resiko jalan yang digunakan sebagai akses transportasi masyarakat terutama Murid sekolah jalan yang digunakan ini bukan jalan milik pemerintah melainkan ini akses PT perusahaan yang tengah beroperasi di wilayah kecamatan Barito Tuhup Raya.

Yang digunakan tanpa batas kapanpun dibutuhkan pihak perusahaan masih aktif dan sebagai warga masyarakat termasuk murid sekolah terkadang datang terlambat dan pulang pun bisa tidak tepat waktu baik itu terkandala oleh jalan yang licin dan berdebu tetapi yang jelas jalan ini masih aktif digunakan oleh pihak perusahaan dan demi keselamatan kita terpaksa mengikuti aturan yang telah diatur oleh pihak pemilik jalan,” tutupnya. [Longking]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *