Olivia Wiswanti Ajak Masyarakat Jaga Alam dan Budaya Lewat Puisi “Rintihan Bumi Tanah Malai Tolung Lingu”

Kegiatan pemerintah

Berita5367 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti, S.E., menyampaikan sebuah puisi berjudul “Rintihan Bumi Tanah Malai Tolung Lingu” sebagai ungkapan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, kelestarian budaya, serta pentingnya menjaga identitas daerah di tengah derasnya arus perubahan zaman. Selasa, 04/08/2026.

Melalui untaian kata yang sarat makna, Olivia menggambarkan Bumi Tanah Malai Tolung Lingu sebagai warisan leluhur yang harus dijaga bersama. Sungai, hutan, adat istiadat, hingga semangat gotong royong digambarkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Murung Raya.

Dalam puisinya, ia mengingatkan bahwa kerusakan alam dan lunturnya nilai-nilai budaya bukan semata disebabkan oleh waktu, melainkan juga oleh kurangnya kepedulian manusia dalam merawat warisan yang telah dititipkan kepada generasi sekarang.

“Tanah yang ditinggalkan akan menangis dalam diam,” tulis Olivia dalam salah satu bait puisinya sebagai pengingat bahwa keindahan alam bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga.

Ia juga menyoroti pentingnya melestarikan budaya lokal agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Menurutnya, budaya merupakan identitas yang harus diwariskan kepada generasi muda.

“Budaya yang dilupakan adalah jati diri yang kita kubur sendiri,” ungkapnya melalui bait puisi yang menegaskan pentingnya menjaga adat, kesenian, dan nilai-nilai luhur masyarakat Murung Raya.

Olivia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali memperkuat semangat gotong royong, menjaga lingkungan, serta mencintai tanah kelahiran melalui tindakan nyata, bukan sekadar ucapan.

Pada bagian penutup puisinya, ia menyampaikan pesan moral yang menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat.

“Jadikan adat sebagai kompas saat kita tersesat, jadikan budaya sebagai tameng saat identitas terkikis, dan jadikan cinta pada tanah kelahiran sebagai janji yang tak boleh kita ingkari,” tulis Olivia.

Melalui karya sastra tersebut, Olivia berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam, melindungi hutan dan sungai, serta mempertahankan kekayaan budaya lokal sebagai warisan berharga bagi generasi yang akan datang.

Dengan demikian, Bumi Tanah Malai Tolung Lingu dapat tetap lestari, berbudaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Murung Raya sepanjang masa. [Longking]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *