Dina Maulidah Dukung Transformasi Posyandu Untuk Percepat Penurunan Stunting

Kegiatan pemerintah

Uncategorized7074 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendorong transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Sabtu, 05/09/2026

Menurut Dina, transformasi Posyandu menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Murung Raya.

POSYANDU GARDA TERDEPAN PELAYANAN KESEHATAN

Dina mengatakan, Posyandu memiliki peran strategis karena menjadi salah satu layanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa.

“Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, menjaga kesehatan ibu dan anak, serta memastikan pemenuhan kebutuhan gizi keluarga secara menyeluruh,” ujar politisi PKB tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Ia menilai, keberadaan Posyandu harus terus diperkuat agar mampu memberikan pelayanan yang optimal, khususnya dalam mendeteksi secara dini berbagai persoalan kesehatan dan gizi masyarakat.

PERKUAT KADER DAN SARANA PRASARANA

Dina menegaskan, transformasi Posyandu tidak cukup hanya dilakukan melalui peningkatan pelayanan. Penguatan kapasitas kader serta ketersediaan sarana dan prasarana juga menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian.
“Fondasi Posyandu harus terus diperkuat.

Penguatan ini tidak hanya mencakup aspek pelayanan, tetapi juga peningkatan kapasitas kader serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran,” tegasnya.

Menurutnya, transformasi Posyandu juga perlu diterapkan secara merata hingga ke pelosok desa. Kader yang aktif dan memiliki pengetahuan memadai dinilai sangat penting karena menjadi ujung tombak dalam menemukan potensi persoalan kesehatan dan gizi sejak dini.

SINERGI LINTAS SEKTOR CEGAH STUNTING

Dina menekankan, upaya pencegahan dan penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, tenaga kesehatan, Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, keluarga, serta masyarakat.

“Akar pencegahan stunting berada di lingkungan keluarga. Oleh sebab itu, edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh yang benar, pemenuhan gizi seimbang, serta pemeliharaan kesehatan anak harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Ia berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat diperkuat sehingga berbagai program kesehatan dan pencegahan stunting dapat berjalan secara terpadu, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

DPRD SIAP KAWAL KEBIJAKAN DAN ANGGARAN

Selain penguatan sumber daya manusia, DPRD Murung Raya juga mendorong pemerintah daerah memperhatikan ketersediaan fasilitas pendukung serta program yang menunjang keberlangsungan kegiatan Posyandu.

Dina menilai, keberadaan Posyandu tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Lembaga legislatif beserta seluruh jajaran DPRD Murung Raya siap memberikan dukungan terhadap setiap program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan dan mempercepat penurunan angka stunting,” ujarnya.

Dukungan tersebut, lanjut Dina, akan dilakukan sesuai dengan kewenangan legislatif, kemampuan fiskal daerah, serta potensi yang dimiliki Kabupaten Murung Raya.

“Semua upaya tersebut tentu diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Murung Raya,” pungkasnya. [Longking]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *