Pemkab Murung Raya Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Senin, 14/09/2026.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Murung Raya dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, serta daya beli masyarakat di daerah.

Perwakilan Pemkab Ikuti Rakor Secara Daring

Rakor diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya dari Ruang Rapat Daring Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Murung Raya.
Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph diwakili oleh Asisten III Setda Murung Raya, Andri Raya, bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Rakor tersebut tidak hanya membahas upaya pengendalian inflasi, tetapi juga dirangkai dengan sejumlah agenda strategis nasional, di antaranya verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Program Ruang Bersama Indonesia yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Inflasi Nasional Agustus 2026 Tetap Terkendali

Dalam pemaparannya, Kemendagri menyampaikan perkembangan inflasi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Agustus 2026.

Inflasi nasional tercatat sebesar 3,19 persen secara tahunan (year on year/YoY) dan 0,21 persen secara bulanan (month to month/MtM).

Meskipun masih berada dalam kondisi terkendali, pemerintah pusat meminta pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan harga sejumlah komoditas, terutama bahan kebutuhan pokok yang berpotensi mengalami fluktuasi.

Fokus pada Harga, Pasokan, dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Rakor menekankan pentingnya langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan menjamin kelancaran pasokan kebutuhan pokok.

Pengendalian inflasi perlu dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, pemantauan perkembangan harga di pasar, serta memastikan distribusi barang dan kebutuhan masyarakat berjalan dengan baik.

Selain pengendalian inflasi, pemerintah juga mendorong percepatan sejumlah program strategis nasional di daerah, antara lain penguatan ekonomi masyarakat melalui pembentukan dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sementara itu, Program Ruang Bersama Indonesia diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan perempuan sekaligus mendukung pemenuhan dan perlindungan hak anak.

Pemkab Murung Raya Siap Tindaklanjuti Arahan Pemerintah Pusat
Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyatakan siap menindaklanjuti berbagai arahan yang disampaikan pemerintah pusat melalui rakor tersebut.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan kebijakan pengendalian inflasi dapat berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui pertemuan ini, sinergi dan koordinasi antar tingkatan pemerintahan semakin kokoh. Ini menjadi pondasi utama dalam menyukseskan kebijakan pengendalian inflasi sekaligus menjaga roda perekonomian di daerah tetap stabil dan sehat,” ujar perwakilan Pemkab Murung Raya.

Ke depan, Pemkab Murung Raya akan terus memperkuat pemantauan perkembangan harga di pasar, memastikan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok, serta mengawal pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah di tingkat desa dan kelurahan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus melindungi daya beli dan kesejahteraan masyarakat Murung Raya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *