Akibat Tinggi Curah Hujan Terjadinya Banjir Di Beberapa Titik Di Wilayah Murung Raya

Musibah

Berita148 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Akibat Curah hujan yang tinggi pada Selasa (24/9/2024) malam hingga pagi hari. maka terjadinya bencana banjir di 3(tiga) kecamatan dalam lingkup Kabupaten Murung Raya, kondisi tersebut membuat sungai-sungai di meluap akibat tingginya curah hujan tidak terelakkan lagi banjir bandang pun terjadi dan merendam sejumlah rumah tempat tinggal pemukiman warga desa. Rabu, 25/09/2024.

Seperti Salah satunya terjadi di wilayah Desa Dirung Lingkin Kecamatan Tanah Siang Selatan. Banjir setinggi 1,5 meter ini akibat meluapnya Sungai Menawing terjadi sekitar pukul 06.00 Wib pagi, dan berdasarkan data semetara dari pihak BPBD Kabupaten Murung Raya sedikitnya 167 rumah warga terendam banjir.

“Hingga malam hari ini berdasarkan data sementara akibat banjir yang terjadi di Desa Dirung Lingkin ada 296 kepala keluarga atau sedikitnya 758 jiwa yang menjadi korban banjir luapan Sungai Menawing,” kata Kalaksa BPDB Mura Fitrianul Pahriman melalui salah satu jajarannya kepada awak media.

Sementara beberapa fasilitas umum seperti 3 unit bangunan sekolah, 1 unit fasilitas kesehatan, 2 unit rumah ibadah dan 4 unit bangunan pemerintah desa setempat juga terendam Air.

Selain Desa Dirung Lingkin, yang terendam banjir,
Namun akibat luapan Arus sungai yang cukup keras banjir juga meluas sampai ke wilayah Kecamatan Sungai Babuat yang hingga kini masih dalam proses pendataan.

Sementara itu wilayah wilayah kecamatan Tanah siang, Yakni
Desa Olung Dojou Kecamatan Tanah Siang, juga terdampak banjir dan menurut data yang di himpun oleh pihak pemerintah desa setempat kurang lebih 32 (tiga puluh dua) unit rumah warga dan satu buah gedung sekolah dan 1 buah Pustu desa turut terendam banjir.

“Saat ini rekan-rekan dari BPBD masih siap siaga di masing-masing lokasi banjir, dan untuk membantu warga mengevaluasi barang barang seperti perabotan rumah tangga milik warga sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang terdampak banjir bandang ini, “pungkas Erly Sutisna, kepala desa Dojo.

“Pihak BPBD kab Mura menyampaikan data yang mereka tampung saat ini, terkait kasus banjir, di Desa Datah Kotou dan Hanangan kami masih menunggu update dari pihak pemerintah desa setempat,” ungkapnya lagi.

“Hingga di beritakan banjir yang terjadi berdasarkan data dari pihak terkait, dan juga di informasikan bahwa tidak korban luka maupun korban jiwa. Yang diakibatkan oleh banjir tersebut dan yang di akibatkan oleh curah hujan yang tinggi ini.

Hanya saja sempat mengakibatkan beberapa titik ruas jalan penghubung menuju ibu kota kecamatan Tanah Siang mengalami kemacetan akibat Tanah longsor. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *