Aspirasi Tiga Dapil Jadi Acuan Utama Pembahasan APBD Murung Raya Tahun 2027

Kegiatan pemerintah

Berita5313 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – DPRD Kabupaten Murung Raya menggelar Rapat Paripurna Ke-7 Masa Sidang II Tahun 2026 di Gedung DPRD Murung Raya. Senin, 13/07/2026.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, 18 dari 25 anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan insan pers.

Rapat paripurna tersebut mengagendakan dua pembahasan strategis, yakni penyampaian hasil reses DPRD Kabupaten Murung Raya Masa Sidang II Tahun 2026 dan penyerahan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya.


Dalam agenda pertama, masing-masing perwakilan daerah pemilihan (Dapil) menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun saat pelaksanaan reses di seluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Murung Raya.


Perwakilan Dapil I, Imanudin, S.Pd.I, menyampaikan bahwa masyarakat di Kecamatan Murung, Tanah Siang, dan Sungai Babuat masih memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur jalan penghubung antardesa yang kerap mengalami kerusakan dan sulit dilalui saat musim hujan.


Selain itu, warga juga mengusulkan peningkatan akses air bersih serta penguatan layanan kesehatan di puskesmas, terutama terkait ketersediaan tenaga medis dan obat-obatan.


“Warga di Dapil I menitipkan harapan besar kepada kami. Jalan yang layak, air bersih, dan layanan kesehatan dasar merupakan kebutuhan mendasar yang harus menjadi prioritas dalam APBD Tahun 2027,” ujar Imanudin.


Sementara itu, aspirasi masyarakat Dapil II yang meliputi Kecamatan Barito Tuhup Raya, Laung Tuhup, dan Permata Intan didominasi usulan peningkatan mutu pendidikan beserta sarana dan prasarana pendukung, bantuan permodalan bagi pelaku UMKM, serta normalisasi sungai guna mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi setiap tahun.


Adapun masyarakat Dapil III, yang meliputi Kecamatan Seribu Riam, Sumber Barito, Uut Murung, dan Tanah Siang Selatan, mengusulkan pembangunan jembatan, pemerataan jaringan listrik desa, serta pelatihan keterampilan bagi pemuda dan kelompok tani untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.


Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat dari ketiga daerah pemilihan akan menjadi bahan utama dalam pembahasan KUA-PPAS dan RAPBD Tahun Anggaran 2027.


“Reses merupakan amanah konstitusi sekaligus bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan dari tiga daerah pemilihan akan kami perjuangkan agar dapat diakomodasi dalam RAPBD Tahun 2027 sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah,” tegas Rumiadi.


Pada agenda kedua, Pemerintah Kabupaten Murung Raya secara resmi menyerahkan dokumen KUA-PPAS RAPBD Tahun Anggaran 2027 kepada pimpinan DPRD sebagai dasar pembahasan anggaran bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


Dalam dokumen tersebut, arah kebijakan anggaran Tahun 2027 disusun dengan mengedepankan kebutuhan dasar masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.

Lima fokus utama pembangunan meliputi pemerataan infrastruktur, penguatan sektor kesehatan dan pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan sosial, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.


Rumiadi menambahkan, rapat paripurna telah memenuhi ketentuan kuorum dengan kehadiran 18 anggota DPRD sehingga seluruh agenda dapat dilaksanakan secara sah sesuai tata tertib DPRD.


Selanjutnya, DPRD akan menugaskan Badan Anggaran untuk melakukan pembahasan secara komprehensif terhadap dokumen KUA-PPAS bersama Pemerintah Daerah guna menyusun APBD Tahun Anggaran 2027 yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui sinergi antara legislatif dan eksekutif, DPRD berharap APBD Tahun 2027 mampu menjawab berbagai aspirasi masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya visi pembangunan Murung Raya Hebat Menuju Mura Emas 2030, yakni daerah yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. [Longking]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *