BENGKULU SELATAN/SEMAKU.net- Pemerintah Desa Padang Lebar Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan dilupakan tidak transparan dengan anggaran media dan juga diharapkan permainan yang dilakukan oleh Oknum Pemdes Padang Lebar. Jum’at, 29/07/2022.
Hal ini terkuak dimulai saat beberapa media online konfirmasi dengan Kepala Desa Padang Martono untuk pertanyaan terkait publikasi media mengatakan apakah masih ada atau tidak untuk publikasi media, Kepala Desa Padang Lebar Martono memesan liputan kepada oknum media tersebut, berita ini spontan Lebaran Kades yang memesan.
Setelah tiga pekan berlalu, beberapa media online berniat melakukan penagihan berita ADV saat itu, tapi apa mau dikata Kepala Desa Padang Lebar Martono bertele-tele dan saling lempar ke Sekdesnya yang bernama Sari Nopriza.
“Kalian urus saja dengan sekdes saya,” ujar kades.
Di tempat yang sama Sekretaris Desa Sari Nopriza mengatakan tidak akan menerima suatu publikasi media jika tidak ada tanda bukti kerjasama atau MOU, karena anggaran media di Desa tersebut minim.
“Kami tidak akan menerima publikasi jika tidak bekerja sama dengan MOU, karena anggaran publikasi kami hanya empat juta rupiah,” tegasnya.
Saat ditanya media mana sudah MOU pihak Desa melalui Sekdes mengatakan bahwa ada dua media yang MOU dengan mereka, namun bukti MOU tidak bisa dilampirkan dan diduga indikasi permainan pejabat Desa saja agar lolos dari publisitas.
Dalam hal ini Inspektorat diminta melakukan pemeriksaan audit penggunaan keuangan Anggaran Desa Padang Lebar yang diduga tidak transparan dan ada indikasi korupsi menjadi pelajaran untuk Desa lainnya.
Saat ini pihak awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Insfektur Inspektorat Hamdan Sarbaini. [dya.]
Desa Padang Lebar Pino, di Duga Tidak Transparan Dengan Anggaran Media

