MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki seorang guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, menarik, dan inspiratif. Selasa, 22/09/2026.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Public Speaking Guru dan Pembina Hebat Memukau 2026 yang digelar di Aula Setda Gedung B Puruk Cahu.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 102 guru dan pembina Pramuka dari berbagai wilayah di Kabupaten Murung Raya. Pelatihan ini diinisiasi oleh PGRI, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, dan Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Murung Raya.
Dalam kesempatan tersebut, Dina Maulidah menekankan bahwa public speaking tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan banyak orang, tetapi juga menjadi bagian penting dari kemampuan kepemimpinan seorang guru.
“Kemampuan public speaking bukan sekadar teknik berbicara di depan umum. Ini adalah instrumen kepemimpinan. Seorang guru adalah komunikator utama dalam membangun generasi,” tegas Dina.
Dina yang memiliki pengalaman sebagai presenter televisi dan pembawa acara profesional tersebut juga mengingatkan bahwa guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran.
Guru perlu mampu menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami, membangun kepercayaan diri peserta didik, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
“Ketika seorang guru mampu berbicara dengan baik, ia tidak hanya mengajar, tetapi juga sedang membangun karakter dan motivasi anak-anak kita,” lanjutnya.
Menurut Dina, peningkatan kualitas guru merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Murung Raya. Karena itu, DPRD Murung Raya, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya peningkatan kompetensi dan kualitas pendidikan.
“Kalau kita ingin membangun Murung Raya yang lebih maju, maka penguatan sumber daya manusia harus dimulai dari pendidikan. Guru yang berdaya akan melahirkan generasi yang lebih percaya diri, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Misran menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 21–22 September 2026. Kegiatan diselenggarakan dengan dukungan anggaran mandiri dari organisasi penyelenggara.
“Ini adalah gerakan kolektif. Kegiatan diikuti 102 peserta yang terdiri dari guru dan pembina Pramuka dari berbagai wilayah di Murung Raya. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kompetensi komunikasi agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif, menarik, dan inovatif,” kata Misran.
Dina Maulidah berharap materi yang diperoleh para peserta selama pelatihan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara langsung di lingkungan sekolah masing-masing.
“Saya berharap ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti di aula ini. Bawa pulang dan implementasikan di sekolah masing-masing. Ciptakan suasana pembelajaran yang lebih dinamis, menarik, dan membahagiakan bagi anak-anak kita,” pungkasnya.
Pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kemampuan komunikasi para guru dan pembina Pramuka, sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin interaktif dan mendukung perkembangan peserta didik di Kabupaten Murung Raya. [Longking]

