MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanik) Kabupaten Murung Raya, Sri Karyawati, mengimbau seluruh petani, pekebun, dan peternak agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah. Jum’at, 17/07/2026.
Menurutnya, musim kemarau tidak hanya ditandai dengan meningkatnya suhu udara, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai dampak terhadap sektor pertanian dan peternakan, seperti berkurangnya ketersediaan air, menurunnya produktivitas lahan, terbatasnya pakan ternak, hingga meningkatnya risiko serangan hama dan penyakit.
“Musim kemarau menuntut kita untuk berpikir lebih cepat dan bertindak lebih tepat. Jaga tanaman, pelihara ternak dengan baik, serta kelola ketersediaan air secara bijaksana agar aktivitas pertanian tetap berjalan optimal,” ujar Sri Karyawati.
Ia menjelaskan, Distanik mendorong para petani untuk menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca serta memilih komoditas yang lebih tahan terhadap kekeringan. Selain itu, penggunaan teknologi dan metode budidaya yang mampu menghemat penggunaan air juga perlu diterapkan.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain menggunakan mulsa untuk menjaga kelembapan tanah, menerapkan sistem irigasi hemat air, serta melakukan pengolahan tanah secara konservatif.
Petani juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap organisme pengganggu tanaman (OPT) yang cenderung berkembang lebih cepat pada musim kemarau.
Di sektor peternakan, Sri Karyawati mengingatkan pentingnya memastikan ketersediaan pakan dan air minum bagi ternak sejak dini.
Ia juga meminta peternak menjaga kebersihan kandang guna mencegah munculnya penyakit yang dapat berkembang akibat kondisi cuaca panas dan berdebu.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), merusak lingkungan, serta mengancam keselamatan masyarakat maupun ternak.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan. Oleh karena itu, mari bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.
Sri Karyawati juga meminta para penyuluh pertanian agar lebih aktif melakukan pendampingan kepada petani dan peternak, termasuk mendata wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta memberikan solusi sesuai kondisi di lapangan.
Menurutnya, Distanik berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian dan peternakan.
“Kami siap memberikan pendampingan. Apabila masyarakat menghadapi kendala seperti kekeringan, gagal panen, maupun gangguan kesehatan ternak, segera laporkan kepada penyuluh atau Distanik agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ia berharap seluruh pelaku usaha pertanian dan peternakan dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan iklim sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Murung Raya tetap terjaga.
“Ketahanan pangan dimulai dari kesiapan dan ketangguhan kita di lapangan. Mari hadapi musim kemarau ini dengan semangat, kerja sama, dan tanggung jawab demi menjaga produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat Murung Raya,” pungkas Sri Karyawati. [Longking]
Distanik Murung Raya Ajak Petani dan Peternak Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Kegiatan pemerintah

