DPMD Murung Raya Akselerasi Program Strategis Desa, Fokus Validasi Bansos dan Penguatan Ekonomi melalui BUMDes

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Murung Raya terus mengakselerasi implementasi program strategis desa pascarapat koordinasi yang digelar pada Februari lalu. Jum’at, 08/05/2026.

Hingga Senin (5/5/2026), DPMD melaporkan tahapan pemantapan intensif di lapangan terhadap sejumlah program prioritas, mulai dari bantuan sosial hingga penguatan ekonomi desa.

Langkah tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam memastikan tata kelola keuangan desa berjalan secara transparan, efektif, dan tepat sasaran di seluruh wilayah.

Fokus pemantauan saat ini diarahkan pada validasi data penerima Kartu Huma Betang serta pengawasan penggunaan Dana Desa secara terukur dan akuntabel.

Selain itu, DPMD juga mendorong penguatan ketahanan pangan melalui alokasi produktif sebesar 20 persen Dana Desa.

Pendampingan teknis kepada aparatur desa terus ditingkatkan guna memperkuat kapasitas pelaksanaan program, meminimalkan hambatan administratif, serta memastikan pembangunan di tingkat desa berjalan berkelanjutan.

Di sektor ekonomi, DPMD memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak kemandirian desa. BUMDes didorong untuk mengelola potensi lokal secara profesional, mulai dari sektor pertanian, UMKM, hingga jasa pelayanan.

DPMD menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur fisik harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa.

Sinkronisasi program pemerintah kabupaten dengan kebutuhan riil masyarakat dinilai menjadi syarat utama agar setiap intervensi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Kepala DPMD Murung Raya, Dra. Lynda Christiane, M.Tr.IP., menegaskan pihaknya berkomitmen melakukan pendampingan langsung ke desa-desa.

“Pascarakor, kami turun langsung memastikan program berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Desa harus berkembang secara fisik sekaligus kuat dalam tata kelola.

Saat ini, penguatan ekonomi juga terus kami dorong melalui BUMDes, termasuk optimalisasi pengelolaan 20 persen Dana Desa untuk ketahanan pangan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Sebagai tindak lanjut, DPMD menjadwalkan rapat koordinasi lanjutan untuk mengevaluasi progres program, memetakan kendala di lapangan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah.

Melalui pengawasan yang ketat dan koordinasi yang berkesinambungan, Kabupaten Murung Raya menargetkan terwujudnya desa-desa yang mandiri, berdaya saing, dan inklusif guna meningkatkan taraf hidup masyarakat secara merata. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *