Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara HUT ke-24 Murung Raya, Tekankan Sinergi Pembangunan dan Program Sosial Kerakyatan

Kegiatan pemerintah

Berita5716 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Murung Raya sebagai inspektur upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Murung Raya. Sabtu, 01/08/2026.

Peringatan hari jadi ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan Kabupaten Murung Raya sejak resmi dimekarkan dari Kabupaten Barito Utara pada 1 Agustus 2002.

Dalam amanatnya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, Murung Raya telah berkembang menjadi salah satu daerah strategis di wilayah utara Kalimantan Tengah dengan kemajuan yang terus terlihat pada sektor infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian budaya lokal.

“Dua puluh empat tahun bukan waktu yang singkat. Murung Raya telah membuktikan kemampuannya beradaptasi, membangun infrastruktur, memperkuat pelayanan publik, dan menjaga jati diri budaya. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat di Tanah Malai Tolung Lingu,” ujar Agustiar Sabran.

Program Kartu Hebat Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi Bupati Murung Raya, Heriyus Midel Yoseph, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati H. Rahmanto Muhidin, S.H.I., M.H., atas pelaksanaan Program Kartu Hebat yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Program tersebut menjadi salah satu instrumen perlindungan sosial yang mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta penguatan kelembagaan adat.

Hingga Agustus 2026, realisasi Program Kartu Hebat di Kabupaten Murung Raya meliputi:

Kartu Hebat Murung Raya Cerdas sebanyak 10.997 penerima.
Kartu Hebat Sehat Plus sebanyak 11.370 penerima.
Kartu Hebat Mahasiswa dan Santri sebanyak 1.630 penerima.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga meningkatkan kesejahteraan 735 aparatur adat, yang terdiri atas Damang, Mantir Adat, Ketua RT, dan Ketua RW.

Perhatian serupa diberikan kepada 237 tokoh agama, meliputi penghulu, pendeta, pastor, guru mengaji, dan guru Sekolah Minggu melalui penyesuaian bantuan kesejahteraan.

Di sektor ekonomi kerakyatan, Pemkab Murung Raya turut meluncurkan Kartu Hebat UMKM, yakni program pembiayaan berbasis subsidi bunga yang bertujuan memperluas akses permodalan, meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja di tingkat desa.

Sinergi dengan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Gubernur juga memaparkan perkembangan Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Program tersebut mengintegrasikan bantuan sosial, jaminan kesehatan, operasi pasar pangan murah, hingga dukungan di bidang pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Kabupaten Murung Raya, program tersebut telah menjangkau 11.007 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sebanyak 10.198 KPM telah melalui proses verifikasi dan validasi data, dengan 4.903 KPM dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

Sementara itu, realisasi penyaluran telah mencapai 4.824 kartu penerima manfaat dan 3.652 buku tabungan yang telah diserahkan kepada masyarakat.

Gubernur menegaskan, sinergi antara Program Kartu Hebat milik Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan Kartu Huma Betang Sejahtera dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Fokus Pembangunan Lima Tahun Mendatang

Mengusung tema “Bersinergi Membangun Tanah Malai Tolung Lingu Menuju Murung Raya Maju, Mandiri, dan Sejahtera”, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen memperkuat sinergi pembangunan melalui tiga fokus utama, yaitu pemerataan infrastruktur yang berkeadilan, penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah, serta pelestarian budaya dan kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Dayak.

Upacara peringatan HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Rangkaian peringatan hari jadi kemudian dilanjutkan dengan Malam Hiburan Rakyat di Stadion Willy M. Yoseph sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Menutup amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya investasi atau pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pembangunan tidak akan bermakna apabila manfaatnya tidak dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, setiap kebijakan harus lahir dari aspirasi rakyat dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegas Agustiar Sabran. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *