H. Johansyah: Penggunaan Anggaran Yang Tepat Jadi Kunci Menjaga Kepercayaan Publik di Murung Raya

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Penurunan pendapatan daerah menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menjaga keberlanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Minggu, 07/06/2026.

Di tengah kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran yang tepat guna dan tepat sasaran agar manfaat pembangunan tetap dirasakan masyarakat.

Menurut Johansyah, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan publik. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mampu memprioritaskan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Seminim apa pun anggaran yang dikelola oleh setiap OPD, apabila digunakan secara tepat guna dan tepat sasaran sesuai skala prioritas, maka masyarakat tetap dapat merasakan manfaatnya dan merasa puas. Namun sebaliknya, apabila tidak dikelola dengan baik, tentu akan menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, dana transfer dari pemerintah pusat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga mengalami penurunan, sehingga berdampak pada kemampuan daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan.

Kondisi tersebut, lanjutnya, diperparah dengan berkurangnya aktivitas sejumlah perusahaan yang sebelumnya berkontribusi terhadap perekonomian dan pendapatan daerah.

Sejak pertengahan 2025, beberapa perusahaan diketahui memindahkan operasionalnya ke luar daerah, sementara sebagian lainnya masih belum memberikan kepastian terkait kelanjutan investasinya di Murung Raya.

Meski demikian, Johansyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimistis menghadapi situasi tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, media massa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan media sosial secara bijak dengan menyebarkan informasi yang positif, edukatif, dan konstruktif.

“Media sosial dapat menjadi sarana untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi yang sedang dihadapi daerah.

Informasi yang membangun akan membantu menjaga optimisme dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan,” katanya.

Johansyah berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya yang tersedia secara efektif, sehingga pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Murung Raya tetap berjalan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *