MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya, Lentine Miraya, menegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis untuk menumbuhkan generasi muda yang sadar gizi, mandiri pangan, dan berbakti kepada bangsa dan negara. Sabtu, 02/05/2026.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026. Jadilah siswa-siswi yang berbakti kepada orang tua, bangsa, dan negara, serta bermanfaat bagi sesama. Hardiknas harus melahirkan pelajar yang memahami bahwa pangan bergizi merupakan hak dasar sekaligus tanggung jawab bersama,” ujar Lentine Miraya.
Hardiknas Momentum Cetak Generasi Sadar Pangan
Lentine menyebut pendidikan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Menurutnya, bangsa yang besar lahir dari generasi yang sehat, cerdas, dan peduli terhadap lingkungan.
“Sekolah harus menanamkan literasi pangan dan gizi sejak dini. Pelajar perlu memahami asal-usul makanan, menghargai petani, serta bijak dalam mengelola sumber daya,” tegasnya.
Sekolah sebagai Pusat Edukasi Gizi dan Kemandirian Pangan
Sebagai pimpinan Dinas Ketahanan Pangan, Lentine mendorong penguatan berbagai program berbasis sekolah, seperti kebun gizi, kantin sehat, gerakan membawa bekal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), serta kampanye pengurangan pemborosan pangan.
“Siswa perlu dilibatkan dalam proses menanam, mengolah, hingga memasarkan pangan lokal. Dari situ akan tumbuh tanggung jawab, disiplin, serta penghargaan terhadap perjuangan orang tua dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” jelasnya.
Kolaborasi Pendidikan dan Ketahanan Pangan
Lentine juga menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung kurikulum yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan daerah.
“Kami menghadirkan tenaga ahli ke sekolah, menyediakan modul pangan lokal bagi guru, memfasilitasi magang siswa di lumbung pangan dan TPID, serta mendorong inkubasi wirausaha pangan bagi siswa SMK. Lulusan diharapkan menjadi duta pangan, inovator produk lokal, dan agen perubahan pola konsumsi sehat,” katanya.
Partisipasi Bersama Wujudkan Pelajar Berdampak
Mengacu pada tema nasional Hardiknas, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif.
“Orang tua perlu membiasakan pola makan B2SA di rumah. Sekolah mengintegrasikan isu pangan dalam pembelajaran. Sementara itu, kelompok wanita tani dan UMKM dapat mendampingi inovasi siswa. Kolaborasi ini akan melahirkan generasi yang berbakti melalui aksi nyata,” tambahnya.
Menuju Murung Raya Tangguh Pangan
Peringatan Hardiknas 2026 di Murung Raya diisi dengan berbagai kegiatan, seperti upacara, deklarasi Pelajar Sahabat Pangan, lomba cipta menu B2SA tingkat pelajar, gerakan tanam pangan di pekarangan sekolah, serta pameran inovasi pangan lokal karya siswa.
“Hari Pendidikan Nasional merupakan komitmen bersama dalam menyiapkan generasi emas. Dari ruang-ruang kelas di Murung Raya akan lahir anak-anak yang berbakti kepada orang tua, setia kepada bangsa dan negara, serta berkontribusi bagi ketahanan pangan Indonesia,” pungkas Lentine Miraya. [Longking]
Hardiknas 2026: Kadis Ketahanan Pangan Murung Raya Dorong Pelajar Jadi Agen Kedaulatan Pangan
Kegiatan pemerintah

